Ketika Ulat Gemas Mulai Makan

Ketika Ulat Gemas Mulai Makan

Tuntas sudah tahap telur-telur di kelas bunda cekatan, kini sang ulat gemas telah menetas, dan mulai mencari makanan.

Makanan pertama yang dimakan, adalah yang sesuai dengan kebutuhannya saat menjadi telur jingga. Banyak sekali yang dibutuhkan, tapi sang ulat memilih satu yang paling penting dan mendesak, yaitu manajemen waktu.

Ilmu manajemen waktu ini, ada banyak sekali. Ada dari sisi agama, manajemen hingga bullet journal pun membahasnya. Manajemen waktu ini sebetulnya hanya bisa dikuasai melalui latihan yang konsisten. 😁 Tapi perlu ilmu, agar bisa melatihnya secara produktif.

Pas sekali, saat lapar dengan ilmu ini, ada info kelas manajemen waktu di Coursera. Tak pikir panjang, langsung join.

Makanan Ulat Gemas di Bunda Cekatan

Manajemen waktu yang diajarkan di kelas “Work Smarter, Not Harder: Time Management for Personal & Professional Productivity by University of California, Irvine” ini, difasilitasi oleh Margaret Meloni, MBA, PMP.

Ada 4 materi utama, dengan sub-sub topik di dalamnya. Saya suka dengan cara penyampaiannya yang berdasarkan kisah/pengalaman, kemudian dianalisa, lalu dipaparkan poin ilmu yang perlu dilatih.

Materi Kelas ini sudah tuntas  saya pelajari, meski sayang tidak bisa submit quiz, karena akun saya akun gratis. 😆 Gak apa-apa, yang penting dapat ilmunya.

Makanan ulat bunda cekatan

Setelah mencari makanan sendiri, ulat gemas bisa mencari makanan yang diperlukan di hutan pengetahuan. Tapi, saking luasnya hutan pengetahuan yang disediakan teman-temannya, ulat gemas malah belum menemukan makanannya. Karena itu, ulat gemas mencari lagi makanan yang diperlukan di hutan lain.

Semesta mendukung, ulat gemas menemukan “Therapeutic Art: Help Clients Heal, Reduce Stress & Manifest Dreams with Mandalas, Affirmations, Vision Boards & More” di Udemy.

Kenapa dari manajemen waktu jadi perlu healing, reduce stress dll..?

Karena seringkali ulat gemas punya banyak excuse. Dan itu hanya bisa dilawan oleh ulat gemas sendiri. Cara melawannya tidak bisa dengan satu cara yang sama sepanjang waktu. Tapi perlu banyak variasi. Aihh.. Begitulah ulat gemas, suka banyak tingkah polahnya.

Ulat gemas suka dengan hal-hal seru nan kreatif, tapi kadang bingung harus bagaimana, karena kreatif juga perlu dilatih. Nah, pas banget kan.. Kalau diimbangi dengan hal-hal berbau seni. Makanya, therapeutic art ini cocok jadi makanan selanjutnya.

#kelasulat #KuliahBundaCekatan #InstitutIbuProfesional #SemestaKarya2020

Mindfulness

Mindfulness

Mindfulness
Berawal dari banyaknya mahasiswi HIMA yang mengeluh karena banyaknya aktivitas, sehingga berpengaruh dalam mengerjakan tugas Bunda Cekatan. Untuk itu perlu adanya siraman ilmu agar bisa santai dalam menjalani setiap aktivitas.
Nah, pada hari Senin kemaren tepatnya tanggal 13 Januari 2020, HIMA SidoMojo mengadakan acara Kuliah Kejutan atau  KETAN. Pada malam itu tema yang diambil yaitu Mindfulness, dengan narasumber Mbak Ayu Kartikasari. Dia adalah ketua HIMA Surabaya-Madura. Seorang perempuan yang fokus dan mempraktekan mindfulness dalam kesehariannya.
Menurut Mbak Ayu mindfulnes adalah sadar penuh, hadir utuh. Jiwa, benak, dan raga harus selaras. Memang tidak mudah karena mindfulness itu adalah sebuah proses, latihan terus menerus, bukan sesuatu yang dicapai secara instan, perlahan dilatih.
Mindfulness itu, kita enjoy menikmati saat ini. Tidak menyesal tentang masa lalu dan enggak khawatir maupun kepikiran tentang masa depan.
Misal dari hal terkecil saja, saat suara azan, stop semua aktivitas, dengarkan suara azan dan jawab tiap lafalnya. Atau saat gosok gigi, enjoy tiap gerakan menyikat.
Saya sempat berfikir, apa mindfulness itu harus fokus dengan satu pekerjaan? ternyata jawabannya tidak. Inti dari mindfulness yaitu “enjoy present moment.”
Aha … saya langsung tercerahkan 😍😍
Sedangkan tools untuk mindfulness  yaitu meditasi dan journaling. Kalau saya pribadi, saya lebih nyaman dengan journaling.
Karena kita perempuan adalah makhluk yang multitasking, jadi kita harus cari cara supaya pikiran kita tidak penuh, salah satunya kata Mbak Ayu yaitu membekali diri dengan sesuatu yang bisa membuat energi kita tidak cepat habis.
Wah, sungguh istimewahnya kita ya sebagai perempuan. Dalam satu waktu bisa lebih dari satu pekerjaan kita lakukan. Dan untuk enjoy present moment, kita perlu mindfulness.
Ingat ya Ibu-Ibu jangan lupa untuk bahagia 😍
Perasaan si Ulat Gemas

Perasaan si Ulat Gemas

Bunda cekatan yang selalu memberi kejutan di setiap Rabu dan Kamis ini, membuat saya selalu termenung bingung di setiap akhir pekan. Namun tetap bahagia, karena tiap akhir pekan, ada jadwal nonton KDrama. 😆💃

MestakungChika

Bunda Cekatan juga memberi saya banyak keberanian untuk mengambil keputusan, menjalaninya dengan penuh tanggung jawab, dan tetap tegar manakala perlu membuat revisi. Bagaimana tidak, setiap minggu, saya melakukan revisi jurnal. Padahal itu hasil meditasi. 😂

Tapi tak apa, karena hari ini adalah revisi hari kemarin. 😎😉

Dan, kini saya masuk ke tahap ulat-ulat. Saya kini menjadi ulat gemas yang memasuki the jungle of knowledge.

Rasanya? Sama kaya masuk buffet resto. Bingung… Pilih yang mana. Kabitaaaa.. Sama makanan yang dipilih orang lain. Tapi selera lidah dan kebutuhan tubuh berkata lain.

Kadang ingin duduk ramai-ramai. Iri rasanya lihat orang duduk di meja besar. Tapi hati ini akhirnya tetap memilih meja kecil di pojokan, yang hanya cukup untuk 2-4 orang. Lagipula saya bawa bayi, perlu space khusus agar tetap nyaman.

Tapi berdasarkan pengalaman makan di buffet resto, saya puas, kenyang dan bahagia dengan menu dan cara makan saya.

Sepertinya di bunda cekatan pun demikian. 😊

 

 

_Selasa Bergegas_BUNCEK SALATIGA

_Selasa Bergegas_BUNCEK SALATIGA

ditulis oleh : Ilva N. Hakim

_Selasa Bergegas_Saya namakan kegiatan rutin pekanan Bunda Cekatan offline ini dengan nama Selasa Bergegas. Sebenarnya…

Dikirim oleh ILva N. Hakim pada Selasa, 14 Januari 2020

 

_Selasa Bergegas_

Saya namakan kegiatan rutin pekanan Bunda Cekatan offline ini dengan nama Selasa Bergegas. Sebenarnya supaya teman-teman yang merasa membutuhkan temu offline ini segera bergegas mengerjakan tugasnya setelah mengikuti pertemuannya. Tadinya kegiatan ini kami buat di Hari Ahad untuk memfasilitasi para ibu yang bekerja. Namun yang datang pun hanya sedikit dan banyak yang izin untuk family time. Akhirnya dengan berat hati kami pindah di Hari Selasa bertepatan dengan dateline hari pengumpulan tugas setiap pekannya.

Alhamdulillah ketua HIMA Salatiga Mbak Sindu Atmalia menyempatkan diri untuk hadir bersama dengan Budhe Noor Widyaningsih, Mbak Noor Siti Halimah , Mbak Kusendra Yunika Advend , Mbak Luluk, Mbak Rini Kusuma Dewi, dan Mbak Rina Mutiarasari. Beberapa dari mereka sudah ada yang mengumpulkan tugas dari jauh hari dan sisanya masih merasa bingung dan kesulitan dalam menjabarkan topik ilmu yang akan dipelajari. Mbak Sindu dengan sabar menjelaskan kepada para ibu mahasiswinya hingga Alhamdulillah semua paham dan pulang dengan wajah bahagia tidak terlihat kebingungan lagi.

Pagi ini saya membaca laporan Manajer Online Mbak Yusnita Mirna Anggraeni bahwa 30 mahasiswi Bunda Cekatan Salatiga telah mengumpulkan tugas tepat waktu. Sehingga Insya Allah di pekan kali ini tidak ada yang tereliminasi. Mudah-mudahan sampai akhir sesi perkuliahan ke-30 ibu tersebut bisa lulus bersama-sama tidak ada yang harus tinggal kelas mengikuti batch selanjutnya. Semoga Allah SWT mampukan kami, aamiin….

#institutibuprofesional #ibuprofesional #institutibuprofesionalsalatiga #ibuprofesionalsalatiga #bundacekatan #jurnalminggu4 #pertemuanoffline #selasabergegas

 

Dokumentasikan Keseruan HIMA Regional di Web Institut Ibu Profesional

Dokumentasikan Keseruan HIMA Regional di Web Institut Ibu Profesional

Selamat pagi teman-teman mahasiswa IIP! Senang sekali melihat geliat Himpunan Mahasiswa (HIMA) IIP yang sudah mulai penuh dengan aktivitas seru. Tentunya akan sayang jika aktivitas tersebut tidak terdokumentasikan dengan baik.

Oleh karena itu, tim medkom IIP mengajak teman-teman untuk mendokumentasikan kegiatan-kegiatan di HIMA dengan cara menerbitkannya lewat web Institut Ibu Profesional.

Jenis Dokumentasi

Apa saja sih yang bisa didokumentasikan di web IIP?

Seperti biasanya semua boleh selain yang tidak boleh. Selama bukan tulisan tentang ghibah, kritik pada pemerintah, SARAT dan khilafiyah, kami sangat mendukung semua postingan teman-teman. Namun setidaknya jika diberi batasan, maka inilah tiga hal yang bisa diterbitkan lewat web Institut Ibu Profesional:

  1. Kegiatan mahasiswa, baik itu kegiatan online ataupun offline. Kegiatan personal mahasiswa yang terkait materi-materi IIP juga boleh diterbitkan di sini.
  2. Jurnal. Mau menerbitkan jurnal Bunda Cekatan di sini juga boleh lo. Teh Rektor saja sudah rajin menerbitkan jurnalnya lewat web IIP.
  3. Apresiasi kepada mahasiswa berprestasi.
  4. Warta IIP, berupa informasi bahwa akan diadakan kegiatan pada HIMA Regional.

 

Cara Menerbitkan Dokumentasi/ Resume Kegiatan

Nah, setelah tahu bahwa kegiatan ataupun jurnal teman-teman bisa didokumentasikan lewat web Institut Ibu Profesional, pasti bertanya-tanya bagaimana caranya menerbitkan tulisan di sini. Mudah kok!

Syaratnya pun cuma satu; buktikan kalau teman-teman mahasiswa IIP.

Nanti di form registrasi, teman-teman akan diminta untuk mengisi NIM yang telah diberikan oleh Manop saat pendaftaran Bunda Cekatan. NIM ini gunanya sebagai filter agar tidak ada orang di luar IIP masuk sebagai pengguna web Institut Ibu Profesional.

Sudah hafal NIM di luar kepala? Atau masih harus buka catatan? Kalau masih perlu buka catatan, disiapkan dulu catatannya.

 

Registrasi di Web Institut Ibu Profesional

Setelah NIM disiapkan, kita mulai dulu dengan registrasi di web IIP.

1. Masuk ke browser, ketikkan https://institutibuprofesional.com. Akan muncul tampilan seperti ini:

selasar web institut ibu profesional

 

2. Klik di bagian menu, bisa dilihat ada Selasar, Tentang IIP, Blog dan All Groups.

 

3. Di bawah All Groups, ada sub menu; My Profile, Registrasi dan Login.

Tampilan Selasar Web Institut Ibu Profesional

 

4. Klik registrasi. Tampilan di browser kurang lebih akan seperti ini:

isi form registrasi web institut ibu profesional

5. Silakan isi form yang tersedia;

  • Username hanya bisa diisi dengan angka, alfabet dan underscore. Spasi tidak diterima.
  • Pasword minimal mengandung 7 karakter, jangan lupa untuk mengulangi password yang sama di kolom bawahnya.
  • Kolom yang ada bintang merahnya wajib diisi. Jika tidak diisi, teman-teman tidak bisa melanjutkan registrasi.

 

6. Setelah memastikan form registrasi terisi dengan tepat, silakan klik “Create Account.”

klik create account web institut ibu profesional

 

7. Akun yang telah dibuat otomatis langsung disetujui. Sebagai bukti, teman-teman bisa membuka email yang didaftarkan. Cari di bagian inbox ataupun spam, ada info registrasi yang akan terkirim dari admin@institutibuprofesional.com dengan judul “New User Registration”.

bukti registrasi web institut ibu profesional

 

Langkah-langkah Menerbitkan Tulisan di Web Institut Ibu Profesional

Setelah teman-teman melakukan registrasi, artinya kini satu langkah lagi menuju proses menerbitkan dokumentasi kegiatan di Web IIP. Ini cara lengkapnya:

saatnya login

1. Silakan kembali ke menu Selasar. Jika tadi untuk membuat akun, kita memilih sub menu registrasi. Setelah memiliki akun, kita pilih sub menu login. Silakan login dengan username dan password yang telah teman-teman daftarkan. Kalau lupa password? Sebelum buru-buru klik lost the password, coba cari dulu di emailnya info registrasi yang sudah dikirimkan seperti di poin ke 7 di atas ya.

masukkan username & password

 

2. Inilah tampilan yang teman-teman bisa lihat setelah berhasil login:

tampilan setelah login web institut ibu profesional

 

3. Jika ingin melakukan edit profile, silakan lihat di pojok kanan atas yang ada logo Ibu Profesional. Lalu klik “Edit My Profile.”

edit profile web IIP

Setelah diklik, ini tampilan yang muncul:

Teman-teman bisa mengubah nama, info biografi, password, dan juga profil picture. Setelah selesai editing, jangan lupa klik “Update My Profile.”

edit profiles

 

4. Jika mau langsung posting dokumentasi kegiatan, skip langkah nomor tiga dan langsung arahkan kursor ke pojok kiri atas ke arah “+ New”, lalu klik sub menu “Post”. Pastikan jangan salah pilih yang lain. Nanti tulisan teman-teman bisa nggak muncul kalau salah pilih. Ingat ya, klik yang POST.

post di web institut ibu profesional

 

5. Akan muncul tampilan ini:

tampilan awal posting

6. Silakan mulai menulis!

 

7. Keterangan terkait tata cara posting;

tata cara posting 1

  • Isi judul tulisan di bagian Add Tittle.
  • Pastikan pilih mode visual.
  • Jika menu tidak selengkap yang teman-teman lihat di screenshot ini, klik “Toolbar Toggle”.
  • Tuliskan artikel kegiatan di badan post.
  • Sisipkan gambar agar dokumentasi lebih menarik. Caranya, letakkan kursor di bagian yang ingin ditambahkan gambar, lalu klik “Add Media“.

insert gambar 1

Kemudian pilih “upload“. Unggah gambar yang dibutuhkan.

insert gambar 2

proses mengunggah gambar

 

Setelah terunggah, klik “insert image.”

 

  • Jangan lupa pilih “Categories” yang sesuai dengan tulisan teman-teman.

 

  • Unggah “Featured Image” untuk gambar thumbnail yang muncul di depan atau ketika dibagikan ke sosial media.

tata cara featured image 3

featured image sudah berhasil diunggah

 

  • Setelah semua lengkap, klik “publish.”

tata cara publish

 

Tunggu prosesnya. Biasanya semakin banyak gambar, loadingnya agak lebih lama. Kalau sudah muncul tulisan “Post Published“, artinya tulisan kita sudah ‘matang’ dan siap diangkat dari oven.

Klik “view post”. Yeey, artikel sudah siap dibaca.

Selamat mencoba!

FAQ about Mendokumentasikan Kegiatan ke Web Institut Ibu Profesional

 

1. Apakah seluruh mahasiswa boleh mendaftar, atau hanya pengurus HIMA saja?

Ya, seluruh mahasiswa IIP boleh mendaftar, dengan syarat sudah punya NIM IIP.

2. Bagaimana caranya menyetor dokumentasi kegiatan jika pengurus HIMA belum punya NIM IIP?

Bagi teman-teman pengurus yang belum punya NIM IIP, bisa menyetorkan dokumentasi kegiatannya dengan mengirim email ke medkomiip@gmail.com, dengan subject “Dokumentasi Kegiatan HIMA IIP XXX”. Lampirkan file word atau google docs yang tidak diprivat, dan foto-foto kegiatan.

3. Apakah posting di web Institut Ibu Profesional menggunakan HP bisa?

Bisa  kok. Secara garis besar hampir sama, hanya tampilannya jadi lebih kecil dan memanjang. Ini sebagian kecil contohnya:

Yuk, kita ramaikan web Institut Ibu Profesional! Jadikan Selasar IIP ini rumah kedua kita. Untuk segala pertanyaan, saran dan masukan terkait web IIP, silakan bisa langsung chat dengan tim medkom di https://wa.me/6285740962106 atau kirim email ke medkomiip@gmail.com dengan subject “Halo Admin”.

Terima kasih dan sampai jumpa!