Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini kehidupan kita tidak lepas dari penggunaan teknologi. Dari mulai anak-anak hingga orang tua, semua membutuhkan perangkat teknologi. Yang paling umum dan sering digunakan adalah gadget dan sejenisnya. Dari mulai smartphone, ipad, tablet dan laptop yang disambungkan dengan internet.

Seluruh keluarga memanfaatkan teknologi ini dengan berbagai tujuan. Untuk belajar, bekerja, mencari informasi, bersosial media atau  hanya untuk hiburan saja. Dari berbagai cara dan tujuan kita menggunakan  teknologi khususnya multimedia, itu bisa menjadi sangat bermanfaat dan juga sangat merugikan jika kita tidak bijak dalam penggunaannya.

Terlebih lagi pada anak-anak. Apakah para orang tua sudah tepat cara memberikan anak-anak fasilitas teknologi berupa gadget tersebut?

Ayo coba dibuka-buka kembali aplikasi di handphone-nya masing-masing:

  • Apakah ada yang tidak terpakai dan hanya memenuhi memori?
  • Apakah sudah dioptimalkan penggunaannya?
  • Apakah masih butuh aplikasi lain sebagai penunjang aktivitas sehari-hari?

Baik kegiatan pribadi atau kemudahan dalam membersamai anak-anak belajar di rumah?

Pertanyaan-pertanyaan di atas, membuat kita bisa memahami pentingnya bijak berteknologi. Tidak hanya asal menggunakan namun tahu mengapa itu harus digunakan?

Mayoritas saat ini banyak menggunakan gadget dalam keseharian. Semua ada di genggaman. Nah, kita yang mengendalikan atau kita yang diperbudak olehnya?

Sehingga lupa waktu, lupa kegiatan yang menjadi prioritas dan tidak produktif jadinya. Biasanya hal ini yang membuat banyak orang menjadi lebih stres. Oleh karena itu, penting juga memperhatikan sisi kesehatan dari penggunaan gadget yang berlebihan.

Dengan adanya kemajuan teknologi saat ini, membuat dunia sekarang tak berbatas. Maka kita sebagai manusia pada umumnya dan sebagai ibu pada khususnya harus bisa lebih mawas diri.

Menurut KBBI, mawas diri adalah sebuah sikap melihat, yaitu dalam arti memeriksa, mengintrospeksi dan mengoreksi kesalahan diri sendiri secara terbuka dan jujur agar di kemudian hari tidak melakukan kesalahan yang sama.

Tips Menggunakan Gadget secara Sehat

Berikut tips untuk menggunakan gadget secara sehat dan bijak untuk keluarga:

tips level 12

1. Tentukan tujuan

Ini penting agar kita fokus pada tujuan, mengapa harus menggunakan gadget. Dari sini akan diketahui manfaat apa yang akan diperoleh, juga sebagai petunjuk agar kita tetap on the track.

Misalnya dalam hal sosial media, harus melatih diri untuk menggunakan dalam hal positif.

Sosial media merupakan sarana untuk saling berbagi informasi bagi setiap orang. Meskipun begitu, masih ada orang yang belum bisa memanfaatkan sosial media dengan baik yaitu dengan menyebar hoax, kebencian, dan SARA.

Anda bisa menggunakan media sosial untuk memposting artikel yang bermanfaat dan kutipan motivasi. Manfaatkan grup-grup di Facebook untuk berdiskusi sesuai topik atau bidang pekerjaan yang diinginkan. Mempromosikan produk/jasa juga bukan hal yang dapat dihindarkan.

2. Tentukan gadget time

Ini hubungannya dengan efektivitas dan kesehatan kita. Jika tidak dibuat jadwal, maka berpeluang untuk kegiatan online yang tidak perlu. Bisa juga mengurangi waktu untuk kebersamaan dengan keluarga. Banyak duduk di depan layar gadget dan jarang bergerak ini tidak sehat untuk tubuh dan mata kita. Cukup jelas bukan, sesuatu yang berlebihan dan tidak disiplin akan membawa dampak buruk bagi diri sendiri juga orang lain.

3. Buat kesepakatan dengan anggota keluarga.

Mendiskusikan dengan keluarga tentang penggunaan gadget ini sangat penting. Antara Ayah dan Bunda, lalu anak-anak. Pastikan punya family time dimana ada jadwal tanpa gadget. Sehingga bisa digunakan untuk ngobrol bareng keluarga.

4. Install aplikasi sesuai kebutuhan.

Cari dan pasang aplikasi yang memang dibutuhkan. Baik untuk penunjang kemudahan belajar anak-anak, atau untuk produktivitas kita.  Selain manfaatnya lebih bisa dirasakan, kita bisa memantau dengan baik kondisi gadget kita agar awet dan tidak sering full memori. Jadi perlu juga untuk menghapus aplikasi yang tidak perlu.

5. Lakukan pendampingan pada anak-anak.

Ini sangat penting dan wajib dilakukan. Mengingat dengan internet, dan meng-klik saja bisa masuk ke fitur dan yang mungkin tidak layak digunakan anak-anak. Khususnya anak usia dini.

6. Rapikan file dalam soft copy

Data atau file yang tersimpan rapi, akan memudahkan kita dalam mencari dan menyimpannya. Penyimpanan dengan soft copy akan menghemat tempat dan biaya. Juga ramah lingkungan karena tidak perlu di print dan sebagainya.

7. Sharing Is Caring

Jika ada teknologi dan aplikasi yang kita gunakan sangat bermanfaat, jangan ragu untuk berbagi informasi kepada orang lain. Karena ini sama artinya kita menebarkan manfaat pada orang banyak. Berbagi  ini salah satu bentuk karena kita peduli.

Mahasiswi dan Fasilitator Terinspiratif

Pada perkuliahan Bunda Sayang Batch 5 di level 12, mahasiswi diberi tantangan 10 hari untuk mempelajari satu teknologi atau aplikasi setiap harinya.  Apalagi saat ini bertepatan dengan kondisi wabah virus corona. Setiap keluarga sangat membutuhkan teknologi untuk menunjang kelancaran kegiatannya. Anak-anak belajar dari rumah, para Ayah juga banyak yang bekerja dari rumah.

Tiap mahasiswi punya kebutuhan yang berbeda, pun sama dengan tiap keluarga dimanapun berada. Namun tantangan yang dituliskan dan dibaca oleh rekan lainnya, akan bisa memberi informasi serta inspirasi. Apakah aplikasi tersebut bisa dibutuhkan atau tidak.

Dari seribu lebih mahasiswi, ada  dua mahasiswi yang terpilih sebagai  mahasiswi terinspiratif yang bersemangat dan Terkreatif yang  unik dalam mengerjakan tantangannya. Juga satu fasilitator yang tulisan jurnalnya  sangat menginspirasi. Selamat ya….

Berikut ini mahasiswi dan fasilitator terpilih:

1. Mahasiswi Ter-Inspiratif Bersemangat

Nurjannah – Kelas Tangkot Offline

mahasiswi inspiratif bersemangat level 12

 

2. Mahasiswi Ter-Kreatif yang Unik

Ika Suartika – Kelas Karawang Bekasi

mahasiswi terkreatif unik level 12

 

3. Fasilitator Terinspiratif

Marita Ningtyas – Kelas Bandung

fasil inspiratif level 12

Pengen baca tulisan mbak Marita dalam jurnalnya di level 12? Yuk temukan inspirasi dalam artikel berjudul “Belajar Sehat Berinternet dengan 3M dan BAIK.”

Tetap semangat semuanya, semoga tips kali ini bermanfaat. Jangan lupa untuk tetap bahagia.