Mungkin banyak di antara kita yang dicurhati oleh tetangga atau kerabat mengenai anak-anaknya, ada yang katanya susah kalau disuruh belajar, tidak bisa duduk tenang di kelas, tidak bisa fokus ketika ibu gurunya sedang menerangkan dan berbagai macam permasalahan lainnya.

Semua permasalahan di atas tentunya sudah tidak lagi menjadi kebingungan bagi para mahasiswi Bunda Sayang ya? Karena di level 4 kelas Bunda Sayang, para mahasiswi diajak untuk lebih mengenali dan memahami gaya belajar anak. Secara garis besar, sebenarnya gaya belajar anak memiliki  tiga modalitas, yaitu;

💥Auditory : modalitas ini mengakses segala macam bunyi, suara, musik, nada, irama, cerita, dialog, dan pemahaman materi pelajaran dengan menjawab atau mendengarkan lagu, syair, dan hal-hal lain yang terkait.

💥 Visual : modalitas ini mengakses citra visual, warna, gambar, catatan, tabel diagram, grafik, serta peta pikiran, dan hal-hal lain yang terkait.

💥 Kinestetik: modalitas ini mengakses segala jenis gerak, aktivitas tubuh, emosi, koordinasi, dan hal-hal lain yang terkait.

Nah, sekarang coba perhatikan anak-anak kita, manakah gaya belajar mereka? Anak yang satu dan lainnya pasti memiliki gaya belajar yang berbeda. Jadi jangan disama-samakan dan dibanding-bandingkan. Ada anak yang lebih bisa memahami sebuah materi pelajaran hanya dengan mendengar gurunya bercerita, ada anak yang lebih bisa memahami pelajaran dengan membaca. Semua normal adanya. Yang tidak normal, jika kita sebagai orangtua tidak mau mencari tahu, mengenali dan memahami gaya belajar mereka.

Nah, biar teman-teman lebih sip dalam memahami gaya belajar anak, yuk ditengok tips yang disusun oleh tim fasilitator nasional Bunsay #5 berikut ini.

Di level 4 Bunday #5 terpilih juga beberapa nama sebagai mahasiswi dan fasilitator teladan, siapa saja ya mereka?

Intip catatan lebih lengkapnya hanya di Tips Memahami Gaya Belajar Anak! Sampai jumpa.