Menebar Kegembiraan Di Rumah Bersama Ananda

Menebar Kegembiraan Di Rumah Bersama Ananda

Bismillahirrahmanirrahim,

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 24 Juli, IP Bogor menyelenggarakan challenge “Gembira di Rumah Bersama IP Bogor”. Di mana para member IP Bogor ditantang berbagi keseruan bersama ananda selama di rumah.

Ya, ketika banyak dari orang tua dan anak yang merasa stres di rumah, pada momen Hari Anak Nasional ini, IP Bogor berharap bisa menyebarkan semangat tetap gembira #DiRumahAja.

Antusiasme member IP Bogor dalam mengikuti tantangan ini begitu terasa. Beragam aktivitas gembira bersama si kecil terdokumentasi begitu apik. Baik berupa foto maupun video. Tawa, riangnya canda, senyum yang terulas menjadi energi tersendiri yang tersaji penuh kehangatan.

Penasaran seperti apa keseruannya? Bisa intip di IG dengan hashtag #FestivalGembiraDirumahIPBogor

Tersedia 16 hadiah menarik sebagai apresiasi untuk para Member IP Bogor ya g turut serta berpartisipasi dalam tantangan ini. Penasaran siapa saja dari partisipan yang berhasil memenangkan tantangan ini? Nantikan pengumumannya di IG IP Bogor ya, @ibuprofesionalbogor (Jangan lupa difollow juga ya, hehehe).

So, tetap semangat walau #DiRumahAja yaa. Tebar energi positif untuk seluruh keluarga Indonesia 💜.

Salam hangat dari Kota Hujan

Siaga Diri Menuju New Normal

Siaga Diri Menuju New Normal

Bismillahirahmanirahim..

Yuhuuu salam semangat dari HIMA Banten..
Haii IP’ers berikut kami membawa reportase kegiatan bermanfaat dari tim HIMA IP Banten.

Sebagai komponen yang mewadahi member IP Banten untuk belajar melalui kelas-kelas yang terstruktur dan punya kurikulum yang kece banget, tim HIMA juga harus selalu kreatif lho untuk menambah pengetahuan para membernya. Sebagai bentuk persiapan menuju new normal di era pandemi Covid-19 ini, HIMA IP Banten pun berinisiatif mengadakan kulwap dengan tema “Siaga Diri Menuju New Normal”. 😍

Narasumber kulwap ini adalah dr. Hilda Wardani, salah satu member IP Banten batch 8 yang sudah berpengalaman di bidangnya. Jadi, kulwap yang diadakan Selasa, 30 Juni 2020 ini membahas persiapan buibu menuju new normal dari sisi kesehatan. Waaaah penasaran kan kayak apa?

Gini ya IP’ers, dalam upaya menyiapkan diri menuju masa new normal yang terpenting adalah menjaga daya tahan tubuh atau dalam istilah medis dikenal dengan imunitas. Jadi dr. Hilda menjelaskan bahwa membentuk imunitas dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan bervariasi, memenuhi kebutuhan cairan, tidak stres, istirahat yang cukup, dan jangan lupa untuk menyempatkan diri berolahraga.

Ketika kita mampu memahami fungsi tubuh maka tidak perlu ada perang obat herbal vs obat. Karena jika kebutuhan dasar tubuh terpenuhi dan kita memahami karakteristik organ tubuh, otomatis sehat .

Dari 5 komponen tersebut, selain makan makanan bergizi, memenuhi kebutuhan cairan tubuh itu sangat penting lho IP’ers, karena dampak yang ditimbulkan dari kekurangan cairan itu cukup beragam seperti meningkatkan resiko penyakit sembelit, wasir, kram, batu ginjal, infeksi saluran kemih. Selain itu dapat menurunkan stamina, konsentrasi, bahkan kecerdasan juga! Jadi IP’ers, jangan lupa untuk sering-sering minum air putih ya 😉.

Dalam sehari, berapa banyak cairan yang sudah masuk ke dalam tubuh kita? Satu liter kah? Kurang dari satu liter? Atau tidak terhitung? (Maksudnya tidak sempat menghitung😬).

Dalam gambar disebutkan rincian total pengeluaran cairan setiap harinya dari tubuh kita. Yuk kita hitung bersama. Anggaplah, ambil angka terkecil. Maka didapatkan total  400+400+350+150cc = 1.3L

Artinya setiap hari tubuh mengeluarkan minimal 1.300cc cairan dari tubuh. Bila tidak ingin besar pasak daripada tiang, maka minimal jumlah cairan yang diminum adalah sejumlah 1.300cc. Alhamdulillah bila kita sudah minum sebanyak tersebut.

Cairan yang masuk ke dalam tubuh bisa berasal dari banyak sumber. AIR PUTIH merupakan sumber cairan TERBAIK. Bahkan PENGENCER DAHAK TERBAIK adalah AIR. Beberapa keluhan yang kita rasakan, bisa jadi hanya karena kita UTANG MINUM. Jika badan pegel-pegel, hidung tersumbat, badan tidak enak, ngantuk, konsentrasi kurang, dan lain-lain. Bisa jadi memang karena KURANG MINUM 😓. Ada beberapa keluhan yang penanganannya cukup dengan cara pemenuhan kebutuhan cairan yang lebih banyak daripada normal. Tanpa obat.

Yuk kita hitung berapa seharusnya jumlah yang kita minum setiap harinya. Ada banyak rumus penghitungan, dalam gambar diberi contoh Tiga Rumus kebutuhan cairan selama 24 jam.

Misalkan dengan berat badan 50 kg, maka :

Rumus 1 : kita ambil terendah yaitu 30cc x 50kg = 1500cc

Rumus 2 :

10kg awal x100= 1000

10kg kedua × 50 = 500

30kg (sisanya) x 20 = 600

Total 2.100 cc

Rumus 3 :  50cc x 50kg = 2500cc

Apakah minum kita sudah sejumlah tersebut?

Naah IP’ers selain memberikan metari, dr Hilda juga memberikan waktu untuk para member yang ingin bertanya. Dalam kulwap tersebut, antusias dari member HIMA IP Banten cukup tinggi. Terlihat dari banyaknya member yang ingin bertanya. Serunya lagi, ada juga member IP yang justru curhat karena males minum atau jadi sering buang air kecil kalo kebanyakan minum. IP’ers, ada yang begitu juga? 😁

Lalu dr. Hilda pun memberikan challenge kepada seluruh peserta kulwap untuk mencari ide kreatif, bagaimana agar tidak lupa minum dan menentukan jadwal minum air putih supaya kebutuhan cairan tubuh bisa terpenuhi.

Banyak ide yang disampaikan oleh para member. Ada yang menyarankan menggunakan botol yang jelas ukuran liternya, ada juga yang menyarankan menggunakan alarm untuk jadwal minum, ada lagi saran lainnya berupa mengikuti jadwal waktu sholat untuk minum 2 gelas air putih. Nah, jadi dapet inspirasi juga kan bagi IP’ers yang suka lupa minum air putih 😊.

Sebagai penutup kulwap, dr. Hilda memberikan pesan agar kita selalu menjaga konsumsi minum kita dan berharap apa yang beliau sampaikan dapat menjadi salah satu bekal dalam membentuk imunitas diri dan keluarga terutama dalam kondisi saat ini.

Luar biasa ya IP’ers! Benar-benar bermanfaat banget deh apa yang disampaikan oleh dr. Hilda. Semoga bisa kita praktekkan ya.

 

 

Sampai jumpa dan terima kasih

Salam hangat dari kami HIMA Banten……

 

Berbagi Ilmu selama Pandemi bersama IP Tangsel

Berbagi Ilmu selama Pandemi bersama IP Tangsel

Hi bunda,

Selama Pandemi Covid-19, siapa yang selalu bersemangat mengikuti kelas online?

Komponen Institut IP Tangsel juga mengadakan kelas online dengan topik yang relevan dengan perubahan gaya hidup selama Pandemi Covid-19. Apa saja ya kegiatannya?

Kulwap dengan tema Food Preparation

Pandemi memberikan kesempatan belajar untuk banyak orang, termasuk para ibu. Pandemi mengajarkan kita untuk bisa beradaptasi dengan perubahan yang ada. Sebagai manajer keluarga, Ibu memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakkan perubahan di rumah. Salah satu perubahan yang harus dijalani hampir sebagian besar ibu adalah menyediakan makanan rumahan.

Melihat kebutuhan tersebut, komponen institut IP Tangsel menyelenggarakan kelas online tentang Food Preparation. Kami berkolaborasi dengan narasumber dari IP Tangerang Kota, seorang ahli gizi bernama Shabrina Lestari. Kami mendapat banyak ilmu baru tentang cara menyimpan bahan makanan dengan tepat, mengelola bahan makanan agar tidak banyak terbuang dan perlunya memperhatikan keamanan makanan yang kita olah.

Ternyata, Indonesia merupakan salah satu negara dengan sampah makanan terbesar di dunia. Rasanya sedih mendengar fakta tersebut. Pasti, salah satu penyumbangnya adalah sampah makanan dari rumah kita. Food Preparation dapat menjadi sarana kita untuk belajar menakar kebutuhan bahan makanan di rumah, sehingga kita tidak sering menimbun bahan makanan yang dapat berakhir di tempat sampah.

Melalui kegiatan ini, kami mendapat ilmu bahwa ternyata setiap bahan makanan memiliki cara dan masa penyimpanan yang berbeda. Misal, beberapa jenis bumbu dapur perlu disimpan di freezer, beberapa jenis sayuran perlu direndam dengan air, dsb. Pasti, topik ini begitu menarik buat para ibu yang harus bisa menyediakan masakan rumahan di meja makan selama Pandemi ini.

Sharing is Caring dengan tema Seni Berbicara Lewat Media Daring

Perubahan lain yang kita rasakan selama Pandemi ini adalah perubahan media belajar. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berbagi ilmu melalui media daring. Beberapa mahasiswi komponen Institut IP Tangsel berkesempatan menjadi narasumber dalam berbagai aktivitas online. Untuk itu, kami mengadakan kegiatan sharing is caring dengan topik Seni Berbicara lewat Media Daring. Kami mengundang narasumber yang merupakan mahasiswi kelas matrikulasi batch 8, seorang MC profesional bernama Bintang Cahya.

Meski berbicara lewat media daring, ternyata kita perlu punya strategi lho. Ada beberapa tantangan yang kita hadapi saat berbicara secara virtual seperti keterbatasan interaksi, body language, fokus, dan beberapa kendala teknis seperti sinyal, suara yang tumbuh tenggelam, dan visual yang tidak jelas. Kita perlu mempersiapkan strategi saat menghadapi kendala teknis tersebut.

Saat berbicara melalui media daring, mb Bintang memberikan tips bahwa kita perlu mempersiapkan 3V faktor komunikasi, yaitu Vokal, Visual, dan Verbal. Agar materi yang disampaiakan dapat ditangkap oleh pendengar, maka kita perlu menggunakan vokal yang jelas baik itu suara yang dapat didengar, artikulasi yang jelas, dan pemilihan intonasi yang tepat.

Meski interaksi dengan pendengar terbatas, kita tetap perlu menjaga ekspresi wajah kita agar tetap menarik salah satunya dengan menganalogikan kamera sebagai mata pendengar sehingga eye contact tetap terjaga. Terakhir, agar pesan dapat tersampaikan dengan jelas, gunakan teknik 3 golden rules. Kita sebaiknya memberikan 3 poin dalam setiap pokok bahasan, karena ini merupakan range yang paling efektif untuk diingat manusia.

Jangan lupa, lakukan persiapan dan latihan agar dapat memberikan yang terbaik kepada para pendengar. Ingat, mereka sudah bersedia memberikan waktunya untuk mendengar apa yang akan kita sampaikan.

Salam,

At Tachriirotul M.

ManMedkom HIMA IP Tangsel

Kegiatan IP Jember Raya on juli 2020

Kegiatan IP Jember Raya on juli 2020

Bismillahirohmanirohim …

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh ..

Apa kabar IPers tercinta? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin

Dalam rangka melepas rindu setelah libur Ramadhan dan lebaran, kami dari pengurus Ibu Profesional Jember Raya mengadakan acara Halal bi Halal dikalangan pengurus dan diikuti oleh beberapa mahasiswa matrikulasi # 8,yang bersedia menjadi wakil untuk menghadiri acara tersebut.

Tujuan dari Halal bi halal sendiri adalah untuk mempererat tim IPJR dan mendengarkan aliran rasa dari para mahasiswa yang telah bergabung bersama keluarga besar Ibu profesional. Karena acara diadakan dibulan juli,yang mana wabah covid -19 masih berlangsung, maka kegiatan kali ini kami laksanakan dengan menggunakan aplikasi Zoom, pada hari sabtu, tanggal 11 Juli jam 10-11 WIB.

Rencana awal kami mengundang Bunda Yesi Dwi Fitria selaku ketua komunitas,namun dikarenakan ada kendala teknis saat pelaksanaan maka untuk motivasi kepada tim digantikan oleh bunda Rusna Meswari selaku sekretaris regional ibu profesional jember  raya,yang biasanya kami memanggil dengan bunda Una.

Bunda Una menyampaikan beberapa hal yaitu, sebagai keluarga besar ibu profesional telah menjadi keharusan bahwa kita wajib memantaskan diri untuk menjadi lebih baik, dan semangat untuk menjadi versi terbaik diri kita sesuai dengan keluarga kita, bukan sesuai dengan keluarga orang lain. Setiap orang memiliki versi terbaik diri dan itu harusnya cukup sebagai motivasi kita untuk menjadi lebih baik setiap harinya. 

Bunda Una juga menyampaikan bahwa di Ibu Profesional dia menemukan jati diri terbaiknya, dan meminta teman-teman ibu profesional lebih semangat lagi dalam menebar kebaikan-kebaikan yg akan diadakan oleh ibu profesional jember raya.

Selama bulan juli, selain kegiatan halal bi halal, TIM sejuta cinta IPJR juga menyelenggarakan kegiatan rutin mingguan, yaitu membagikan nasi bungkus setiap hari jumat, dengan dikoordinir oleh salah satu anggota sejuta cinta. Minggu pertama di awali oleh bunda leli yang menyediakan nasi bungkusnya,yang mana nasi tersebut akan dibagikan dilingkungan rumah bunda leli.

Kegiatan tersebut dilakukan setiap minggu dihari jumat, dan dibagikan kepada para tukang becak, kaum duafa dan lain-lain.

itulah kegiatan kami selama bulan juli ini, kami berharap semoga kegiatan-kegiatan ini bisa berjalan dengan baik kedepannya dan memberikan inspirasi kepada seluruh ibu profesional dimanapun berada 

Terima kasih

Waalaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh ..

 

(more…)

Webinar Mendidik Kemandirian Anak dengan Metode Montessori oleh HIMA IIP Sulawesi

Webinar Mendidik Kemandirian Anak dengan Metode Montessori oleh HIMA IIP Sulawesi

 

KELAS WEBINAR HIMA IP SULAWESI
MELATIH KEMANDIRIAN ANAK DENGAN METODE MONTESSORI 

NARASUMBER : Dr. SINARDI (Bunda Ina)
Moderator : Hasriani Santaria, S.A.B., M.M. (Bunda Ani)

Alhamdulillah, pada Hari Ahad, 5 Juli 2020 jam10.00 WITA s/d selesai, HIMA IP Sulawesi telah melaksanakan Kelas Webinar, Melatih Kemandirian Anak dengan Metode Montessori, yang diikuti oleh member Ibu Profesional Sulawesi, menggunakan platform Zoom.

Narasumber dalam acara ini adalah Bunda Dr. Sinardi (Bunda Ina), beliau praktisi montessori dan mahasiswi bunda cekatan IIP batch 1. Acara ini dimoderatori oleh Bunda Ani (Hasriani Santaria, S.A.B., M.M.), seorang dosen dan mahasiswi bunda cekatan IIP batch1.
Acara dibuka oleh Ketua HIMA IP Sulawesi, sebagai penyelenggara acara, yaitu Bunda Zaenab Dwi Ujiani, S.SI., M.Kes.

Acara berlangsung selama kurang lebih 1jam 15menit. Dan berikut adalah kesimpulan dari materi yang dibawakan oleh narasumber :

Kemandirian berkaitan erat dengan rasa percaya diri.  Anak yang dikondisikan mandiri akan segera selesai dengan dirinya sendiri, sehingga mampu diandalkan melakukan hal lain berkaitan dengan pengembangan dirinya.  Orang tua yang memiliki anak mandiri khususnya di usia dini akan memiliki banyak waktu untuk melakukan hal produktif sesuai dengan pasionnya sehingga lebih bahagia dan terhindar dari stress. Metode Montessori adalah salah satu metode yang dapat diterapkan untuk membantu dan mengkodisikan anak untuk mandiri melalui kegiatan di Area Exercise of Practical Life. 

Berikut beberapa topik yang dibahas antara lain :

📌Kaitan Metode Montessori dengan pendidikan anak barbasis fitrah.

📌Tahapan kemandirian anak berdasarkan usia.

📌Aktvitas keterampilan hidup praktis usia 2,5 – 6 tahun.

📌Aktvitas keterampilan hidup praktis usia di atas 6 tahun.

📌Contoh presentasi keterampilan hidup.

Dan berikut adalah testimoni dari peserta yang mengikuti kelas webinar :

Terimakasih untuk narasumber, moderator dan para peserta atas partisipasinya dalam acara ini. Semoga HIMA IP Sulawesi bisa membuat acara-acara serupa yang bisa memberikan manfaat khususnya bagi member Ibu Profesional maupun untuk umum.

Kenalan dengan HiMa TangKot New Chapter

Kenalan dengan HiMa TangKot New Chapter

Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh.

Halo IP’ers!

Kenalan yuk, kami dari Himpunan Mahasiswa Tangerang Kota atau singkatnya HiMa TangKot. Dibentuk pada Januari 2020 dan setelah melalui masa transisi, akhirnya pada bulan Februari 2020, kami memulai program perdana berupa KulWap yang berjudul Talents Mapping. Nah, setelah itu beberapa kegiatan online rutin dilaksanakan.

Program pertama yakni berjudul Selasa Cerita, dilaksanakan setiap hari Selasa pagi (1-2 kali per bulan). Selasa Cerita merupakan ajang yang seru untuk berbagi ilmu dan tips terkait topik tertentu, sekaligus lebih saling mengenal antar teman HiMa. Beberapa topik Selasa Cerita yang sudah dibahas, yakni Mamain (Mamah main dengan anak), Self care dan Me time, Takjil cooking challenge, Skin care, New normal, dan Homeschooling, serta terbaru di bulan Juli lalu yakni Tips home cleaning, dan Budget travelling. Selalu seru menantikan topik Selasa Cerita berikutnya, karena di momen Selasa Cerita ini member bisa cerita sebebas-bebasnya dengan waktu seharian, sehingga lebih fleksibel (tentu dalam batasan CoC :)).

Sementara itu, untuk kelas perkuliahan, ada dua program yang dilaksanakan bergantian yaitu Let’s Play with HiMa, yang merupakan lomba game sederhana berhadiah, dan NKCJHI (Nanti Kita Curhat Jum’at Hari Ini). Dilaksanakan secara berseling di kelas BunCek dan Matrikulasi, Alhamdulillah cukup membuat suasana kelas menjadi lebih bersemangat.

HiMa TangKot juga mengadakan KulWap satu kali dalam sebulan, yang saat ini baru difokuskan pada member WaG HiMa. Berbeda dengan Selasa Cerita dimana setiap member bebas berbagi, di KulWap ini menghadirkan Narasumber atau Pengisi KulWap yang mumpuni dalam topik yang dibicarakan. Judul KulWap yang sudah dilaksanakan sejauh ini meliputi Talents Mapping, Keuangan dan Investasi Keluarga, Satu Jam Lebih Dekat (edisi Tips food preparation dan Bahasa Arab untuk anak), serta Membuat Cemilan Homemade.

Nah, insya Allah rencananya resume program Selasa Cerita dan KulWap juga akan secara rutin diposting di web IIP ini, nantikan yaa 🙂 . Selain untuk member atau teman HiMa, HiMa TangKot juga merancang program-program yang dikhususkan untuk upgrading tim pengurus HiMa, diantaranya pelatihan karakter FAST dan pelatihan desain video flyer.

Sekian perkenalan dengan HiMa TangKot, nantikan postingan-postingan kami selanjutnya yaa. Semangat beraktivitas semua.

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh.