Jejak Perjalanan Bunda Produktif

Jejak Perjalanan Bunda Produktif

Desty putri

Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Institut Ibu Profesional. Saya telah menjadi bagian dari IIP sejak tahun 2016, sebelum menik

ah. Selalu terpesona dan bersemangat sejak mengikuti matrikulasi sehingga saya memilih tidak pernah menunda setiap ada kenaikan kelas. Hingga sampailah saya di Bunda Produktif.

Di tahap ini saya benar-benar dituntut untuk produktif menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Sejak awal kelas kami (para mahasiswi) sudah dihadapkan pada kejutan yang sangat menarik yaitu sebuah kota bernama Hexagon City. Kota ini penuh dengan solusi dan ide-ide brilian. Kami memulai membangun kota ini dengan merancang rumah impian pada pekan pertama. Rumah impian ini sangat unik karena berbentuk segienam dan rumah itu juga harus gue banget. Lumayan challenging apalagi bagi saya yang tidak pintar membuat desain rumah. Jadilah rumah impian ini disusun sebisa saya.

Kami didekatkan dengan tetangga satu passion yang kemudian dikenal dengan istilah Co Housing. Saya berada di Co Housing Kepenulisan 7 yang terdiri dari 10 orang di passion yang sama dan dipimpin oleh seorang leader. Kumpulan Co Housing ini berkumpul menjadi sebuah cluster, cluster saya bernama Solutif. Masih di pembangunan kota, kami melanjutkannya dengan pemilu serentak. Di pekan ini kami memilih walikota Hexagon City. Meski calon kandidat saya tidak menang di pemilu ini tapi all is well, saya menyerahkan semua kebijakan pada pemimpin terpilih.

Pekan-pekan berikutnya lebih menantang. Dimulai dari zona Habit, Enjoy Easy Excellent Earn, Xtra miles, Agility, Growth, Open Space, dan News. Masing-masing zona mempunyai suka duka tersendiri dan semuanya menbekas di hati.

Zona Habit. Awal perkenalan dengan teman-teman Co Housing, kami belum saling mengenal tapi harus merancang habit yang seirama supaya bisa berjalan beriringan. Di sini kami menentukan Project Passion yang akan kami selesaikan di akhir zona. Terpilihlah Project Passion membuat cerita anak yang disajikan dalam 3 jenis cerita yaitu fiksi, non fiksi, dan aktivitas. Cukup menantang karena background kami berbeda-beda. Kami harus membangun habit supaya proses menulis cerita anak bisa berjalan dengan mulus. Bagi saya pribadi, di zona ini begitu berbinar-binar karena cerita anak menjadi salah satu genre favorit.

Di zona berikutnya, manajemen 4E. Kami harus mengkasifikasikan kegiatan yang termasuk dalam kategory Enjoy, Easy, Excellent, maupun Earn. Karena di awal sudah bahagia dengan project passion, maka di zona ini tak banyak kesulitan berarti. Hanya menjadi kurang optimal karena masalah pribadi.

Zona Xtra Miles atau saya menyebutnya sebagai zona percepatan. Di zona ini dituntut untuk menyiapkan energi ekstra demi terselesaikannya project passion. Jujur saja ini pas banget dengan masalah kami. Saya pribadi merasa pergerakan kami melambat sehingga di zona ini kami benar-benar dipaksa menyediakan energi ekstra

Zona Agility. Di zona ddini kami dituntut menjadi seseorang yang empati dsn proaktif. Harus mengambil peran dalam cluster. Bagi saya hal ini tidaklah mudah. Cluster terdiri dari kurang lebih 10 co housing artinya ada ratusan orang dan puluhan project passion. Masing-masing harus berkontribusi dalam sebuah tim sukses dan saya mengambil peean di tim sukses C sebagai reseller project passion.

Zona Growth. Zona yang baru saja kami lewati. Di sini kami distimulus untuk menyelesaikan masalah hingga tuntas. Dan yang paling berkesan bagi saya adalah metode menyelesaikan masalah dengan six thinking hats. Menarik sekali. Metode ini sangat membantu dalam menentukan solusi sampai ke akar-akarnya.

Zona Open Space. Zona ini hendak kami mulai. Ya, saat ini kami sedang berada di zona O. Di zona ini kami harus mengambil peran pribadi baik sebagai host, participant, bumblebee, maupun butterfly. Semua bebas memilih peran. Dan setidaknya saya harus mencoba sebagai host.

Zona News. Zona ini masih rahasia. Dikarenakan belum ada bocoran apa-apa maka saya tak bisa bercerita banyak terkait zona ini.

Nah, itu adalah zona-zona wajib yang harus saya ikuti. Saya senang karena mendapatkan banyak teknik baru dari pemaparan Ibu. Bahkan saya meniru dan memodifikasi beberapa teknik mengajar yang didapatkan untuk diterapkan di perkuliahan saya. Banyak sekali manfaatnya. Meski duka sih tetap ada. Kadang saya masih baper baper club ketika teman-teman Co Housing tidak menanggapi usulan saya. Kadang juga bersitegang pendapat. Kadang merasa jenuh dan terintimidasi. Ya begitulah..

Oya, selain manfaat tersebut saya juga mendapat manfaat keilmuan yang luar biasa melalui pelatihan atau event yang diselenggarakan hexalink dan program mentorship. Ada beberapa pelatihan free yang saya ikuti seperti portofolio anak, menulis cerita anak, desain ebook, neuroparenting, dan sebagainya. Sementara di program mentorship, sebagai mentee saya mengikuti pelatihan menulis fiksi. Ilmu yang saya dapat sangat luar biasa. Sedangkan sebagai mentor saya mengangkat materi stimulasi read alod bagi anak. Ya meski program ini belum berjalan karena beberapa kendala.

Sebagai pembelajar saya sangat senang berkesempatan masuk di bunda produktif. Sedih hanya bagian dari perjalanan kehidupan. Rasa jenuh, lelah, bosan juga kadang melanda, namun diri ini selalu mengusahakan untuk tetap on track. Fokus pada tujuan sehingga semangat kembali terbangun.

 

 

WARTA BAIK HIMA SAMKABAR BULAN FEBRUARI 2021

WARTA BAIK HIMA SAMKABAR BULAN FEBRUARI 2021

WARTA BAIK HIMA SAMKABAR FEBRUARI 2021

Memasuki tahun baru 2021 dengan kondisi yang masih pandemik membuat kami di HIMA IP Samkabar mencoba mengikuti tuntutan zaman yang lebih banyak online. Pada warta baik kali ini kami membagi kabar tentang agenda online kami baik yang baru maupun yang telah berlangsung sejak akhir tahun lalu. Inilah 3 kegiatan kami di Hima Samkabar :

1. Biru (Bincang Seru ) sebuah acara live streaming Hima Samkabar yang mengangkat tema seputar kesehatan dan parenting .
Episode Biru 30 Jan 2021 kemarin mengangkat tema tentang ” Pengaruh Gadget dalam Tumbuh Kembang Anak”.
Narsum dalam acara tersebut adalah psikolog dan praktisi kebidanan yang juga mahasiswa Bunsay batch 6 .
Obrolan santai sarat makna ini bisa di lihat di https://www.facebook.com/IbuProfesionalSamkabar/videos/465969237896736/.

 

2. Selain Biru Hima Samkabar membagikan berita baik dari Telegram Hima juga tentang Sharing Session dari seorang guru muda yang pernah bertugas di pedalaman Papua sekaligus mahasiswa bunsay batch 6 Tami Afriyani . Pada sesinya mba Tami mengkisahkan bagaimana perjalanan beliau mengajar di daerah terjauh, terluar dan tertinggal di belahan timur Indonesia.

3. Hima Samkabar mengadakan program terbarunya yaitu Menulis Quotes yang diberlakukan untuk seluruh para member.

Penulisan Quotes diadakan di pekan pertama dan ketiga dimulai dari hari kamis hingga ahad. Setiap penulisan Quotes sangat bervariatif yang memiliki tujuan sama yakni agar dapat memberikan semangat dan energi positif kepada sesama member.

Dan bagi member yang mengumpulkan quotes, maka quotes akan di posting di Instagram Ibu Profesional Samkabar dengan harapan dapat memberi dampak yang lebih luas lagi. Beberapa quotes hasil karya mahasiswa hima Samkabar :

Quotes lengkap dapat dilihat pada :
https://www.instagram.com/p/CKbT4zxpieS/?igshid=5tse441x5fz4

https://www.instagram.com/p/CKbUD82JpB1/?igshid=1v97l9t0poulm

 

 

Dongeng Kaka HIMA

Dongeng Kaka HIMA

Assalamualaikum.wr.wb..

Hallo IP’er apakabar semua ? Semoga dalam keadaan sehat semuanya.. aamiin yaa rabballalamin..

Di awal tahun ini kaka HIMA bekasi punya program streaming yang diadakan di hari Jum’at, tanggal 22 januari 2021  lalu live di Fanpage Regional Bekasi. Dan menjadi pembuka program HIMA regional diawal tahun ini. Keseruan live streaming yang diadakan kaka HIMA dengan tema ” Dongeng Kaka HIMA” yang kali ini bercerita tentang asiknya “Playground di IIP”.

Live streaming ini bertujuan untuk memperkenalkan apa saja Playground yang ada di IIP. Menjelaskan bagaimana serunya bermain di Playground IIP,  Dongeng Kaka HIMA ini dibawakan oleh kak Fitria Ramadiani sebagai host dan kak Rahmawati Lestari sebagai narasumber.

Live streaming berdurasi kurang lebih 40 menitan. Keseruan dongeng Kaka HIMA ini menjelaskan betapa asik nya bermain dan belajar di playground IIP. Dimana sebelum memasuki playground kita dibawa untuk menelusuri peta bermain disana.. Menjelajahi playground IIP mulai dari samudera matrikulasi, pulau bunda cahaya sayang ( bunda sayang),  hutan kupu-kupu cekatan (bunda cekatan), kota produktif pulau cahaya (bunda profesional), dan kepulauan rahayu istana bunda shale (bunda shaleh). Udah kebayangkan gimana serunya di tiap tahapan kelas nya. Kita bukan hanya belajar tapi bermain juga dengan program-program yang diberikan untuk mahasiswa IIP

Selain menjelaskan tentang playground kaka HIMA pun  membuka QnA untuk penonton yang masih penasaran dengan playground yang ada. Bagaimana seru kan live streaming Dongeng Kaka HIMA. Nantikan keseruan selanjutnya di Dongeng kaka HIMA dengan tema yang berbeda..

Terimakasih..

Sampai berjumpa lagi di program regional bekasi selanjutnya..

Salam hangat dari medkom bekasi

Ayu inggar 🤗

 

 

SELEH & SEMAI HIMA REGIONAL JEMBER RAYA

SELEH & SEMAI HIMA REGIONAL JEMBER RAYA

Di bulan Januari ada beberapa hal yang terjadi di ibu profesional Jember Raya,khususnya di HIMA regional jember raya,yaitu SELEH & SEMAI.

Sebagai imbas dinamika komunitas, agar kebermanfaatan bisa dirasakan, roda kepengurusan harus terus berputar. Sedangkan secara manusiawi, para punggawa komunitas ini pun harus terus menjalankan kehidupan dengan berbagai pilihan prioritasnya.

Maka dari itu, perombakan secara periodik perlu dilakukan. Begitu pula dengan IP Jember Raya. Dimana kebetulan periode ini banyak teman-teman pengurus yang telah bertugas selama dua tahun dan memilih untuk seleh dari kepengurusan. Sehingga diadakanlah prosesi seleh dan semai.
Diawali dengan sebuah petualangan bintang yang disetting dalam Playground seru. Kegiatan yang diadakan di bulan Desember ini diharapkan akan memunculkan tim atau inspirator
baru untuk bisa mengambil tempat di kepengurusan IPJR.

Selanjutnya, serangkaian dengan program tersebut, di bulan Januari IP Jember raya melangsungkan presentasi LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) kepengurusan sebelumnya. Setiap pengurus mempresentasikan laporannya melalui media zoom yang dihadiri oleh semua pengurus.

Di komponen institut regional kami, datanglah masa transisi ini. Dalam tim, kami harus rela melepaskan tiga garda terbaik Hima, yaitu Enggar Swan selaku ketua Hima Regional,Sabrina Lista Dewi selaku manager Humas Hima Regional dan Evy Mustikasari selaku Manager Keuangan Hima. Merekalah orang-orang terbaik Hima, yang pada akhirnya memilih seleh dipengurusan. Dan kami merasa sangat kehilangan mereka bertiga,serta kami juga sangat berterimah kasih kepada mereka karena selama ini sudah berkontribusi di Hima regional Jember. Saya pribadi belajar banyak hal dari mereka terutama kekompakan dan kepedulian terhadap kami sebagai tim di HIMA dan kepada para mahasiswa diregional. Kehilangan 3 orang tim terbaik memang sangat menyedihkan,namun jika ada SELEH pastinya ada SEMAI di Hima. Dan akhirnya kita kedatangan tim magang yaitu mbak Novi Nur Rokhmawati dari Situbondo dan mbak Rizka Indana Zulva dari Banyuwangi. Kehadiran mereka menjadi penyemangat bagi kami di tim HIMA Regional. Dan ada salah satu komentar atau aliran rasa dari mb novi “meski awalnya ingin magang di manmedkom,ternyata saya ditakdirkan di manop,dan setelah mencoba belajar bagaimana peran manop saya merasa begitu berbinar ketika berhadapan dengan excel,ditambah lagi dengan dipandu mb eva selaku leader manop jadi semakin seru proses belajar untuk menjadi bisa”. Alhamdulillah dibulan Januari kami punya tim dengan anggota baru. Kami berharap kedepannya HIMA akan menjadi semakin baik dengan berbagai kegiatan yang mencahayakan dan membahagiakan. Thanms dears🥰

KEGIATAN HIMA IIP LAMPUNG

KEGIATAN HIMA IIP LAMPUNG

Assalamualaikum

Hai IPER’s tercinta apa kabar? Tak terasa tahun.2020 yang penuh keprihatinan telah berganti. Semoga tahun 2021 menjadi tahun yang penuh harapan dan pandemi ini cepat berlalu aamiin..

Meski pandemi dan tak bisa saling bertemu, semua itu tidak menyurutkan semangat member HIMA IIP Lampung untuk terus belajar, berbagi dan berdampak. Salah satu kegiatan yang dilakukan di HIMA IIP Lampung adalah menghidupkan WAG HIMA yang diisi oleh Pokja atau kelompok kerja. Kami beri nama Pokja New Normal Pokja ini akan menemani selama seminggu dua kali, yaitu di hari Selasa dan Jumat.

Selasa adalah 1 jam bersamamu.  1 jam bersamamu bertujuan untuk mengenal member lebih dalam terkait hobi, daerah asal, atau tentang kegiatan harian tamu 1 jam bersamamu. Kegiatan ini dilakukan bergantian dari setiap kelompok yang sudah di bagi secara random. Kali ini yang mengisi 1 jam bersamamu adalah Mba Linda Dwihapsari dan mengenalkan hobi menanam bunga. Wah pas sekali ya IPERS menanam bunga sedang digandrungi masyarakat Indonesia.

Jum’at dengan kegiatan ruang berbagi. Ruang berbagi bertujuan untuk memberikan kesempatan pada member HIMA IIP Lampung untuk berbagi ilmu, keterampilan yang biasa dilakukan di rumah. Sehingga sesi ruang berbagi ini juga menjadi ruang aktualisasi diri untuk menebar manfaat dari hal yang disukai. Di samping itu, ruang berbagi juga memberikan motivasi pada member untuk bisa terus belajar, tanpa lupa untuk berbagi agar bisa memberikan dampak yang lebih luas.

Ruang Berbagi

Seperti yang dilakukan di Jumat, tanggal 15 Januari 2021. Ruang berbagi kali ini, diisi oleh Mba Aulia Yulita sebagai Narasumber mewakili Pokja 8. Berikut profil Mba Aulia Yulita.

Mba Aulia Yulita adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki 2 orang anak dan hobinya adalah memasak dan membuat camilan.  Nah, kali ini Mba Aulia berbagi tentang camilan favorit keluarganya yaitu Setup Roti Tawar. Wah seperti apa ya setup roti tawar itu? Oh iya, biasanya para ibu mengolah roti tawar dengan cara sederhana contohnya hanya dengan mengoles selai coklat, strowbery, blubery, olesan mentega juga diolah dengan cara dipanggang.

Tapi kali ini Mba Aulia memberikan resep yang tidak biasa dari bahan utamanya roti tawar. Pasti menarik sekali, roti tawar mudah didapat dan harganya juga ekonomis. Berikut resep yang dibagikan oleh mba Aulia Yulita, yuk dicatat ya agar tidak lupa.

Setup Roti Tawar

Bahan :

Roti tawar 10 lembar

500 ml susu cair (saya pakai 2 sachet susu bubuk cokelat dicairkan dengan 500 ml air)

1 sachet atau 40 ml SKM cokelat (boleh lebih kalau suka manis)

3 sdm gula pasir (bisa di -/+ sesuai selera)

1 bungkus santan instant 65 ml

2 sdm tepung maizena

50 ml air

Toping Keju parut sesuai selera

Cara Membuat :

  1. Masukkan ke dalam panci, susu cair, SKM, santan dan gula. Aduk rata dan sisihkan
  2. Tepung maizena dicampur dengan 50 ml air aduk-aduk dan sisihkan
  3. Masak bahan 1 dengan api sedang aduk terus sampai mendidih.

Setelah mendidih masukkan tepung maizena yang sudah dicampur air.  Aduk terus sampai mendidih dan mengental, kemudian angkat dan sisihkan.

  1. Siapkan wadah, masukkan roti sesuai selera bisa 1 lembar atau 2 lembar kemudian siram dengan vla maizena.
  2. Ulangi sampai wadah terisi penuh lalu beri keju parut diatasnya sebagai toping.
  3. Setup roti bisa langsung disantap atau bisa disimpan dalam kulkas dahulu, setelah dingin baru disajikan.

Wah sangat menggoda yaa.. Ternyata roti tawar yang biasa bisa lo diolah menjadi camilan lezat luar biasa dan disukai keluarga terutama anak-anak. Jangan lupa  mencoba resepnya ya.

Demikianlah Warta Apik Kegiatan HIMA IIP Lampung kali ini. Jangan lupa untuk terus belajar agar dapat tumbuh menjadi perempuan produktif yang bisa  memberikan dampak positif  bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Jangan pernah takut mencoba resep-resep baru yang lebih menantang. Sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberi manfaat bagi orang lain. Sampai jumpa di Warta Apik selanjutnya.

Wassalamualaikum

Menstimulus Kecerdasan Linguistik dengan Read Aloud

Menstimulus Kecerdasan Linguistik dengan Read Aloud

Acara COBEK#3 (Cerita Orang Berbakat, Enerjik, dan Keren) hadir kembali pada hari Jumat, 15 Januari 2021. Ada yang berbeda dari sharing session persembahan HIMA Jakarta ini. Kalau biasanya aktivitas ini dilakukan di Telegram HIMA Jakarta, kali ini dilakukan melalui tatap maya zoom. Dihadiri oleh 41 partisipan aktif dari 56 partisipan yang tergabung di wag COBEK#3, sebagai wadah informasi sebelum dilaksanakannya zoom.

Mbak Helena-selaku MC-membuka acara dengan mengajak berdoa untuk kelancaran dan menyampaikan aturan main di zoom ini. Dilanjutkan foto bersama lalu sambutan dari ketua HIMA IIP Jakarta dan sekretaris regional Jakarta. Selanjutnya, pemaparan materi secara singkat oleh mbak Dela sebagai narasumber. Rasa penasaran akan materi read aloud dan kecerdasan linguistik terjawab saat narasumber merespon pertanyaan dari WAG dan kotak obrolan di zoom.

Pembicara menyampaikan bahwa read aloud bukan berarti membaca dengan keras dan heboh. Namun membaca teks dengan nada suara yang biasa tetapi ditambahkan dengan usaha mimik yang menarik. Ada tahapan yang perlu dilakukan saat read aloud, yaitu:

  1. Persiapan, Memilih tema buku yang dibacakan. Sebagai tahap pra-membaca, ibu perlu mencari tahu isi bukunya tentang apa dan kata-kata sulit yang kira-kira akan ditanyakan anak.
  2. Sebelum membacakan buku. Ada background knowledge (pengetahuan latar) yaitu mengajukan pertanyaan kepada anak seperti gambar apa saja dan isi cerita yang ada di halaman sampul.
  3. Saat read aloud. Lebih banyak diskusi karena kita membutuhkan interaksi dengan anak yang bisa memancing rasa penasaran dan ingin tahu mereka. Ketika read aloud, jadikan anak yang memimpin untuk membaca. Apabila anak sudah bosan dan ingin menyudahi, ya tidak apa-apa.
  4. Setelah read aloud. Diskusi untuk mengulas lima elemen dari buku (tokoh, setting latar dan tema, alur awal cerita, alur tengah cerita/konflik, alur akhir/ending).

Apa yang diperoleh seorang anak dari hasil pemberian literasi sejak dini yang hubungannya dengan kecerdasan linguistik? Pembeciraan menjelaskan bahwa saat anak umur 0-2 tahun, ia dapat mengenali suara ibunya dan dapat mempererat bonding anak dan bayi. Selain itu, anak jadi tahu bagaimana cara memperlakukan buku dan memperoleh banyak skill yang bisa diasah baik dari segi sensori atau motorik.

Apabila orang tua memiliki dua anak yang berbeda usianya, untuk membantu membiasakan read aloud, orang tua bisa mengajak untuk memilih kategori buku yang cocok untuk anak yang berusia lebih besar. Karena biasanya anak yang lebih kecil biasanya secara otomatis akan menyimak buku dengan melihat gambarnya. Kemudian acara semakin seru dan interaktif ketika narasumber mempraktikkan read aloud.

Para member juga tak mau ketinggalan. Ketika ilmu read aloud sudah didapatkan, kini saatnya untuk menunjukkan aksi panggung membacakan nyaring kepada sang buah hati. Ada dua orang member yang bersedia read aloud lalu diberikan masukan oleh narasumber.

“Bacakan buku minimal 10 menit sehari dan rasakan manfaatnya.”, Dela Criesmayanti

Jadi, kegiatan read aloud ini tidak hanya meningkatkan kecerdasan linguistik untuk anak, melainkan juga orang tua. Ada pengetahuan baru yang diperoleh orang tua ketika membaca nyaring buku ke anak.

 

Ima_Maria Fatimah, Medkom HIMA Jakarta