Every Mother is a Changemaker

Every Mother is a Changemaker


Setiap ibu adalah perempuan hebat.

Setiap ibu adalah pembelajar.

Dan setiap ibu adalah pembaharu,
yang mana mampu mengubah setiap masalah menjadi tantangan sehingga didapatkan solusi terbaik versi masing-masing.

Pada akhir tahun 2021 perempuan dan ibu hebat di seluruh Indonesia akan berkumpul dalam perhelatan akbar yaitu Konferensi ibu Pembaharu. Konferensi Ibu Pembaharu merupakan sebuah perhelatan akbar Ibu Profesional di penjuru nusantara dan manca negara dengan mengusung pemberdayaan

perempuan #darirumahuntukdunia

melalui refleksi, kolaborasi, dan berbagi solusi

dalam menjalankan perannya sebagai perempuan, istri, dan ibu.

Dalam rangka penyambutan Konferensi Ibu Pembaharu, Ibu Profesional Asia mengintegrasikan dalam “A Journey to Konferensi ibu Pembaharu”. Program-program yang diusung Ibu Profesional Asia akan bersinergi dengan tema yang diangkat Konferensi Ibu Pembaharu yaitu,

  • Saya Ibu Rumah Tangga dan Saya Bangga

  • Perempuan di Era Digital

  • Disabilitas Unggul

  • Ibu dan Anak Bahagia

  • Aku Berdaya, Aku Berkarya

  • Lingkungan dan Kehidupan yang Berkelanjutan.

Program-program persembahan Ibu Profesional Asia dalam “A Journey to Konferensi ibu Pembaharu” sebagai berikut,

  1. Bedah Buku Online
    Merupakan salah satu program yang mengangkat tema hidup minimalis. Tema ini diangkat sebagai bentuk upaya dalam mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan.

2. Webinar
Program yang menghadirkan berbagai narasumber yang sesuai dengan keahlian di bidangnya.

3. Belanja ilmu
Program spesial rangkaian “A Journey to Konferensi Ibu Pembaharu 2021” persembahan Ibu Profesional Asia.

Berkonsepkan kupas tuntas ilmu-ilmu yang telah didapatkan oleh para mahasiswa selama perkelasan dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari. Belanja Ilmu akan hadir dalam 2 episode. Kegiatan tersebut akan disiarkan secara live di instagram Ibu Profesional Asia (@ibuprofesionasia).

Pada episode perdananya mengangkat tema ”Ibu dan Anak Bahagia”.

Proses pengasuhan, pendidikan, dan komunikasi antara ibu dan anak yang bahagia adalah satu kesatuan yang utuh. Saat ibu dan anak bahagia, bonding semakin kuat dan keharmonisan keluarga pun terjaga.

Lalu pada episode kedua mangambil tema “Aku Berdaya, Aku Berkarya”.

Tema ini diangkat karena pada dasarnya setiap manusia diciptakan lengkap dengan keunikannya masing-masing. Yakin akan keunikan dalam diri menjadi awal sumber kekuatan kita untuk terus belajar mengasah diri.

Kebahagiaan menjadi sumber energi untuk terus menyelesaikan setiap tantangan pembelajaran. Semua proses dilalui dengan bahagia untuk terus mengasah keunikan yang ada dalam diri hingga akhirnya menjadi sebuah kekuatan untuk bisa berkarya.

4. Padamu Guru
Program yang memperdayakan para guru dalam sebuah pelatihan canva guna menyusun modul pembelajarn sekolah.

5. Reuni Alumni
Program ini diperuntukkkan para anggota member Ibu Profesional Asia yang telah kembali ke tanah air dikemas dalam bincang santai, Perbincangan tersebut akan mengulas dunianya saat berada di luar negeri dan mengepakkan sayap di tanah air serta berkicah pengimplementasi pengalaman yang didapatkan selama tinggal di luar negeri.

6. Saling sapa
Program yang akan dihadirkan melalui podcast yang berisikan kisah-kisah pengalaman berharga dan penuh inspirasi yang akan dibagikan oleh para member Ibu Profesional Asia.

7. QOTM (Quotes of The Month)
Merupakan rangkaian kegiatan berbagi ucapan motivasi baik dalam bentuk quote yang tersaji dalam video pendek dengan tujuan menumbuhkan dan meningkatkan sense of belonging terhadap Institut.

Program ini akan disebar kepada para anggota member Ibu Profesional Asia melalui whatshapp dan juga akan ditayangkan dalam bentuk IGTV yang akan ditayangkan melalui instagram Ibu Profesional Asia (@ibuprofesionasia).

Rangkaian program-program persembahan Ibu Profesional Asia dalam A Journey to KIP tersebut akan ditayangkan selama bulan September hingga Desember 2021 di berbagai kanal Ibu Profesional Asia, yaitu youtube, fanpage, instagram, dan podcast Ibu Profesional Asia. Sehingga serangkaian program dapat dinikmati khalayak umum dan hal ini merupakan salah satu goal besar Ibu Profesioanal Asia dalam meluaskan dampak bagi masyarakat luas.

Mari bersinergi, berkolaborasi, dan melekat erat dalam upaya pemberdayaan #darirumahuntukdunia :)).

#ajourneytokipibuprofesionalasia
#1dekadeibuprofesional
#darirumahuntukdunia
#konferensiibupembaharu
#semestakaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia
#IbuProfesionalASIA
#ibuprofesional

Ngilmu Seru Tim Hima IP Latubo Saat Kunjungan Tim IIP Pusat

Di awal bulan November tepatnya tanggal 01 November 2021, kami pengurus Hima IP Latubo (Lamongan Tuban Bojonegoro) mendapat kejutan kunjungan virtual dari Tim IIP pusat. Tamu virtual dapur Hima IP Latubo pada kesempatan berharga ini adalah seorang yang sangat berkiprah luar biasa di Institut Ibu Profesional. Beliau beliau adalah Teh Chika selaku Rektor IIP serta didampingi Teh Reni selaku Manhumas IIP pusat.

Waktu menunjukkan pukul 20.00 WIB tepat, suara gerimis masih terdengar di Kota Lamongan dan dari arah smartphone terdengar suara notifikasi yang berasal dari wag Hima IP Latubo yang menunjukkan jika tamu virtual yang luar biasa kami sudah tiba dan para pengurus bersiap menerima banyak ilmu dari beliau-beliau. Suasana yang dingin di luar dihangatkan dengan sapaan Teh Reni dan sesi saling berkenalan hingga tanya jawab tentang passion.

Karena singkatnya waktu, Teh Chika membuka diskusi dengan bertanya apakah tantangan kami sebagai pengurus Hima IP Latubo yang sedang dihadapi atau kemungkinan akan dihadapi pada tahun 2022. Tentu jawaban pertanyaan ini merupakan tantangan yang mungkin juga dihadapi oleh pengurus IIP dari beberapa regional, terutama di IIP Latubo. Tantangan dari kami masih sama dari waktu ke waktu yaitu mengajak member yang cuti untuk aktif perkuliahan di IIP kembali. Ada dua poin masukan yang kami dapat berikut jawaban beliau:

  • Teh Chika: Tantangan ini seharusnya lebih mudah dilewati karena para pengurus semuanya sedang berkuliah sehingga mudah mengajak member yang cuti untuk aktif kuliah dengan cara fokus dan bersungguh sungguh kuliah dan berbagi kebahagiaan sesama member.
  • Teh Reni: Member yang aktif perkuliahan bisa sharing pengalaman di wag misalnya apa saja yang diperoleh dan bagaimana keseruan di perkuliahan

Masya Allah sederhana namun perlu kami renungkan kembali dan menjadi penyemangat kami agar dapat membawa atmosfer positif selama perkulihan ke member yang cuti dengan cara mengadakan sharing bersama tentang bahagianya kuliah di IIP meskipun lewat daring, karena memang perkuliahannya masih daring/online tapi ilmu yang didapat tentu nyata. Ada juga beberapa tanggapan dari para pengurus kami mengenai keadaan di Hima IP Lamongan tentang lebih banyaknya mahasiswa yang cuti daripada mahasiswa yang aktif kuliah.  Teh Chika memberikan saran kepada kami agar kami melepaskan dan tidak menjadikan beban jika usaha berbagi kebahagiaan sudah kami jalankan.

Tantangan selanjutnya yang menjadi jawaban pengurus mengenai tantangan yang dihadapi adalah apa yang harus dilakukan untuk menarik member menjadi pengurus saat regenerasi pengurus Hima IP Latubo meskipun telah ada program magang dari RCIP Latubo. Sayang pertanyaan ini belum sempat terjawab dengan detail oleh beliau beliau. Namun kami bisa mengambil jawaban dari saran Teh Chika bahwa pengurus boleh mempunyai keinginan dan harapan, asal jangan disimpan sendiri dan membuatnya menjadi harap harap cemas atau bahkan menggantungkan harapan pada pihak lain. Dari apa yang disampaikan Teh Chika dapat disimpulkan tersebut harus adanya keseimbangan antara harapan pengurus dan member.

Obrolan semakin menarik dan akrab, namun waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB artinya sesi kunjungan virtual akan segera berakhir. Sebelum mengakhiri sesi, Teh Reni memberikan oleh oleh e-book yang berjudul “Demi Masa”. E-book ini menjelaskan dan menceritakan berbagai pengalaman tentang memanfaatkan waktu dan manajemen diri dengan subtema self care dan tazkiyatun nafs yang banyak sekali pembelajaran, pengingat dan penyemangat untuk kami para ibu dimanapun kami mengabdi baik sepenuhnya di rumah maupun bekerja di luar rumah.

Semoga kami dipertemukan dengan kunjungan yang lebih dekat lagi dengan Tim IIP pusat karena dengan bertemu orang orang hebat dari IIP pusat juga menambah semangat kami dalam menjalankan peran di kepengurusan. Dengan dukungan dan doa semoga Hima IP Latubo selalu menebar semangat belajar ke para member  sehingga menjadi tempat belajar para ibu di Lamongan Tuban Bojonegoro.

 

Salam hangat,

Tim Hima IP Latubo

Selebrasi Gabungan HIMA Jakarta

Selebrasi Gabungan HIMA Jakarta

Halo IP-ers,

Sudah tahu belum acara rutin yang digelar dari tahun ke tahun oleh Institut Ibu Profesional (IIP) Jakarta? Ya, selebrasi kelulusan para wisudawan di kelas-kelas IIP secara daring. Meskipun masih dalam suasana pandemi, HIMA Jakarta bersyukur tetap dapat mengadakan acara ini. Bahkan dengan kemeriahan yang berbeda dari sebelumnya.

Apakah yang berbeda dari selebrasi ini?

Tiga jenjang kelas di IIP Jakarta mengadakan selebrasi bersama atas kelulusan mereka, yang disebut Selebrasi Akbar. Selebrasi ini terdiri dari para mahasiswi kelas Matrikulasi Batch 9, Bunda Sayang Batch 6, dan Bunda Produktif Batch 1. Panitianya pun merupakan gabungan dari kelas-kelas tersebut. Wah, terbayang kan serunya?

Selebrasi gabungan yang diselenggarakan secara daring ini mengangkat tema “Berani Bertransformasi Menjadi Ibu versi Terbaikmu”. Tema ini diangkat untuk mengajak para wisudawan dalam melakukan napak tilas ke masa perjuangan selama di kelas perkuliahan, Di samping itu, juga mengingatkan tentang perannya sebagai Ibu agar menunjukkan versi terbaik dirinya.

Tidak hanya para wisudawan yang hadir, peserta dari umum juga ikut memeriahkan acara ini. Agar lebih menarik, kegiatan ini dikemas dalam bentuk selebrasi dan talkshow.

Selebrasi sekaligus talkshow ini diadakan Sabtu, 30 Juli 2021 yang berlangsung pada pukul 12.15–15.15 WIB. Dihadiri hampir 100 peserta secara daring melalui platform Zoom. Sebagai pembuka, Mbak Ailyxandria selaku MC dan tim Doorprize membawakan beberapa permainan untuk mencairkan suasana. Dilanjutkan dengan kata sambutan dari ketua pelaksana-Mbak Regina, Ketua HIMA IIP Jakarta-Mbak Aini, dan Sekretaris Regional IP Jakarta-Mbak Tutik. Berikutnya, ada rangkaian kata penyemangat dari Mbak Dzikra I Ulya selaku Rektor IIP dan Ibu Septi Wulandani sebagai Founding Mother Ibu Profesional melengkapi kebahagiaan hari ini.

Mengiringi acara selebrasi, sebuah talkshow bersama narasumber yang keren, Kiki Barkiah. Nama yang sudah sering terdengar ini merupakan praktisi parenting dan penulis buku. Teh Kiki, sapaan akrabnya, membawakan materi yang kaya manfaat yang berjudul “Menjadi Ibu Bahagia Apa Adanya, Bukan Seadanya”.

Dari pemaparannya, Teh Kiki mengingatkan agar senantiasa memahami apa kebahagiaan hakiki  serta bagaimana cara memulai dan meraihnya. Beberapa peserta pun diberi kesempatan untuk berinteraksi bersamanya agar dapat lebih menyelami ilmu yang disampaikan.

Selepas Talkshow, selebrasi dimulai. Diselingi beberapa games kecil kepada para peserta. Untuk menambah keceriaan, para wisudawan diberikan kesempatan untuk mengenakan beragam atribut perayaan yang sudah disiapkan di rumah. Ada yang melengkapi dirinya dengan mahkota, toga, bahkan piala. Para wisudawan ini menunjukkan senyum di bibirnya dan aura kebahagiaan di wajahnya. Selanjutnya, MC menyebutkan satu per satu nama wisudawan. Dimulai wisudawan dari kelas Matrikulasi, kelas Bunda Sayang, lalu diakhiri dengan wisudawan kelas Bunda Produktif.

Lebih lanjut, acara ditutup dengan sesi foto bersama para wisudawan dan pembagian hadiah kepada pemenang challenge dan games. Berbagai macam hadiah yang disponsori oleh Kauniyah Oil, Educourse, Kayva, Mommies Daily, dan KIPMA Jakarta melengkapi akhir dari kemeriahan acara hari ini.

Penulis: Siti Salikah

Editor: Maria Fatimah

HIMA Jakarta

KUNJUNGAN PENGURUS IP PUSAT KE HIMA IP REGIONAL SAMKABAR

KUNJUNGAN PENGURUS IP PUSAT KE HIMA IP REGIONAL SAMKABAR

Rabu, 18 Agustus 2021 Dapur Hima Samkabar mendapat kunjungan tamu special dari Institut Ibu Profesional. Teh Chika dan Mba Renny Kusuma berkunjung di WAG (Whatsapp Grup ) Pengurus Hima Samkabar. Kunjungan berlangsung selama 60 menit dari pukul 10 – 11 WIB .

Temen-temen di kepengurusan Hima Samkabar tentunya sangat antusias menerima kunjungan ini. Walaupun di tengah kesibukan dan aktivitas online alhamdulillah sebagian besar temen-temen menyempatkan untuk hadir dan menyapa tamu special kami .

Bagi temen-temen yang belum bisa ikut hadir in sya Allah di siapkan resume untuk bisa menikmati dan mendapatkan insight juga dari kunjungan ini. Walaupun kunjungan virtual di whatsapp group tetapi kami merasakan keakraban dari Teh Chika , mba Reni dan in sya Allah merekapun merasakan sambutan yang sama dari temen-temen di Hima Samkabar.

Teh Chika dan mba Reni yang membawa misi silaturahim untuk mendengarkan cerita apa saja yang ada di regional Samkabar. Project-project apa yang sudah di buat dan tantangan yang hadir, bagaimana menghadapi tantangan tersebut dan unek-unek lain yang hadir selama bermain peran di dapur Hima Samkabar.

Cerita pertama mengalir dari Aisyah Fitriana selaku Manop Hima yang secara fisik sudah migrasi ke regional timur Indonesia tetapi karena penerus Amanah belum ada beliau masih bermain di regional Samkabar .

Ada cerita juga yang dari Man Humas Era Industriani yang mana setelah tim Humas mengikuti training humas memunculkan playground bermain baru program Live streaming baru HPC (Hima Punya Cerita ) menemani program Biru (Bincang Seru ) .

Tantangan yang hadir diungkapkan beliau juga sekaligus kahima Samkabar tentang keterlibatan member dalam mengisi agenda online yang membutuhkan pendekatan personal lebih dahulu dan juga tentang keaktifan member di wadah silaturahim member Hima di Telegram Hima Samkabar . Tantangan lainnya terkait regenerasi dalam kepengurusan.

Insight yang disampaikan oleh Teh Chika dan mba Reni adalah beliau merasa senang akan kekeluargaan yang terasa di dapur Hima Samkabar . Menyarankan kepada teman-teman pengurus untuk duduk bersama dan merundingkan kembali tentang versi aktif yang bisa membahagiakan member dan pengurus , karena untuk bisa terlibat aktif di semua grup adalah tantangan berat bagi member pastinya .

Terkait kepengurusan dan regenerasinya Teh Chika menyampaikan beberapa saran yang bisa dilakukan dan bagi member yang mutase regional boleh menjalin silaturahim lebih dulu juga dengan regional barunya agar bisa berbagi dan menjalin bonding dengan regional barunya . Di akhir kunjungan The Chika membagikan ebook keren Demi Masa bagi kami di regional Samkabar .

Terimakasih The Chika dan Mba Reni untuk kunjungan dan apresiasinya ke regional kami. Semoga di lain waktu bisa berkunjung kembali.

 

  1. Aliran Rasa oleh Era Industriani
    Saya merasa senang dengan adanya kegiatan yang digawangi Rektor beserta Man Humas Institut yakni berkunjung secara virtual ke tiap regional kami yaitu Hima Samkabar.
    Selain menjadi ajang silahturahmi, juga menjadi wadah untuk bercerita apa saja, pengalaman apa saja di kepengurusan Hima. Sehingga kami saling terbuka dan mengetahui program apa yang sedang berjalam,tantangan apa yang dihadapi, dan sama-sama mencari solusi yang tepat.
    InsyaAllah dari apa yang menjadi kendala, akan kami diskusikan kembali agar bisa menjadi langkah yang tepat, membahagiakan para pengurus dan para member.
    Kami ucapkan terima kasih kepada Teh Chika dan Mba Reni yang bersedia mengunjungi, mendengarkan cerita, mengapresiasi dan memberikan semangat kepada kami semua.
Temu Online Pengurus HIMA IIP Payakumbuh-LK dengan Tim IIP Pusat : Ada Pengawet Cinta!

Temu Online Pengurus HIMA IIP Payakumbuh-LK dengan Tim IIP Pusat : Ada Pengawet Cinta!

Tak kenal maka tak sayang, mungkin pepatah itulah yang mendasari Tim IIP Pusat untuk datang berkunjung ke WAG Pengurus HIMA IIP Payakumbuh-LK.

Tim IIP Pusat yang datang berjumlah tiga orang, yakni Rektor IIP, Teh Chika ; manmedkom pusat, Mbak Hesti; dan manhumas pusat, mba Reni.

 

Kami sangat senang sekali mendapat kunjungan dari Tim IIP Pusat. Selain saling berkenalan, kami juga berbagi keseruan bagaimana jalannya program pengurus HIMA dan apa saja tantangannya.

 

Program HIMA IIP Payakumbuh-LK alhamdulilah berjalan dengan lancar, dan sudah dilakukan pembaharuan agar para mahasiswa tidak bosan dan dapat belajar lebih banyak hal lagi. Hanya saja tantangannya adalah waktu online yang sangat susah menyamakannya, sehingga semua member HIMA menyepakati bahwa tidak ada istilah basi dalam menanggapi kegiatan di WAG HIMA, karena kami menggunakan “pengawet cinita”… Hihi

 

Dimulai dari teladan para pengurus yang tetap menanggapi walaupun sudah ketinggalan jauh. Akhirnya semua mulai percaya diri utk menanggapi saat luangnya masing-masing. Ada yg bahkan seminggu luring, saat daring tetap menanggapi di wag.

 

Kami pun sepakat tidak ada jadwal kunci grup. Kalau ada yangg mau menanggapi tengah malam bagi yang punya bayi, dipersilahkan saja. Dan dihimbaukan juga bagi para member yg tidak mau terganggu oleh suara notifikasi di malam hari utk silent kan grup. Jadi ga ada alasan utk tak menanggapi.

 

Tidak terasa waktu kunjungan sudah habis, Tim IIP Pusat memberikan sebuah oleh-oleh yang sangat menarik, sebuah ebokk berjudul “Demi Masa : Kisah Inspiratif Bunda Kreatif dalam Manajemen Waktu dan Diri”.

 

MasyaAllah… Membaca judulnya saja sudah memantik diri untuk lebih baik. Banyak kisah inspiratif dalam buku tersebut yang dapat diambil hikmahnya dan di praktekkan dalam kehidupan sehari-hari kami. Pertemuan dengan Tim IIP Pusat kemarin mengingatkan kami bahwa menjadi pengurus HIMA IIP Payakumbuh-LK adalah suatu kebahagiaan yang luar biasa. Semoga kebahagiaan yang kami dapatkan malam itu bisa awet dengan pengawet cinta dari IIP 😉

 

Profil pengurus HIMA IIP Payakumbuh-LK

Profil pengurus HIMA IIP Payakumbuh-LK

Profil pengurus HIMA IIP Payakumbuh-LK

Profil pengurus HIMA IIP Payakumbuh-LK

Profil pengurus HIMA IIP Payakumbuh-LK

Kunjungan Tim IIP Pusat ke Hima IP Gresik

Pada tanggal 22 Juni 2021 lalu, dapurnya Hima IP Gresik kedatangan tamu istimewa lho. Senang sekali akhirnya ada yang berkunjung ke dapur kami dari non regional Gresik untuk pertama kalinya sejak Hima berdiri awal tahun 2020 lalu. Tamu special itu adalah teh Chika selaku Rektor IIP dan teh Reni selaku ManHumas IIP pusat. Beliau berdua sebagai perwakilan pusat untuk meninjau dan mengobrol langsung lebih dekat dengan kami para pengurus Hima IP Gresik.

Diawali dengan perkenalan karena memang kami belum pernah ngobrol langsung secara personal dengan beliau-beliau. Biasanya kami bertemu hanya di dalam forum besar atau media social umum seperti WAG ataupun di Live2 Instagram maupun facebook. Dilanjutkan dengan Tanya jawab / sharing pengalaman dari tim pusat kepada kami. Rangkuman pembahasannya antara lain:

  1. Bagaimana cara mengaktifkan member baik di Hima maupun non Hima, karena banyak member yg diam setiap ada pengumuman, kabar, dan sebagainya?
    Teh Chika : Poin awal adalah jangan berharap pada member untuk aktif.  Sebab kita tidak bisa berharap semua untuk aktif semua dan partisipasi diharapkan memang muncul dari keinginan diri setiap orang. Poin kedua, dengan menggandeng/mendekati teman-teman lain yang dekat secara personal, minimal sesama pengurus Hima bisa saling meramaikan di grup besar saat ada sesi diskusi dan kegiatan apapun. Berharap dengan adanya energy positif yang ramai asik ceria di grup dapat memancing teman-teman lain untuk ikut berkomentar / berpartisipasi.
    Teh Reni: bahwa sebagai leader/pengurus kita harus happy saat ada woro-woro di grup. Memancing teman-teman untuk sekedar mengeluarkan emoticon atau komen singkat. Contohnya saat sharing info teman-teman diminta untuk mengeluarkan emoticon jempol atau komen singkat bagi yang sudah membaca. Dan pengurus juga terus mensupport dalam meramaikan dan menampakkan kebahagiaan setiap moment di grup.
  1. Untuk tipe orang yang silent reader (memilih untuk menjadi penikmat informasi / tidak berniat untuk sharing/berbagi), apakah dicolek secara personal tidak mengganggu privasinya (takutnya jadi sungkan/tidak enak hati)?
    Ingat kembali ke poin Komunikasi Produktif (KomProd): “I’m Responsible for my Communication Result” jadi apapun hasil pembicaraan yang kita sampaikan adalah tanggung jawab kita sebagai penyampai pesan.
    Menerapkan KomProd ke-2 “Do not assume” : Jangan mengambil kesimpulan bahwa orang yang akan kita colek pasti akan merasa tidak nyaman. Tetap dicoba dulu disapa secara personal, cari tau dulu tentang seseorang itu. Agar saat berkomunikasi dia merasa nyaman untuk mengobrol dengan kita, sehingga nantinya akan mau ikut berpartisipasi/mendukung tiap program yang kita lakukan.
    Kita tidak bisa mengendalikan sesuatu diluar diri kita, yang bisa kita kendalikan adalah diri kita, cara berkomunikasi kita, respon kita terhadap sesuatu. Jadi lebih baik fokus pada koreksi diri & pengembangan diri kita apa yang dilakukan kedepannya, agar lebih enjoy menjalani peran. Belajar menganalisa kesalahan kita dari respon si penerima pesan / feedback dari pendengar. Jangan terbutakan oleh ego, emosi yang tinggi dan nalar yg rendah sehingga sulit menemukan kesalahan kita atau sulit melakukan false celebration.
  1. Kenapa saat ini yang mengikuti kelas perkuliahan semakin sedikit?
    Karena memang IP New Chapter ini member dapat memilih untuk berkiprah dimana (komunitas, hima ataupun Sejuta Cinta) sesuai minat/passion masing-masing.
  1. Cara “nodong” untuk meminta member mau ikut sharing/tampil etis atau tidak?
    Triknya diawali dengan buat program sharing terbuka untuk all member Hima, namun jangkauan sharingnya secara internal dahulu. Program di share di grup dengan membuat slot jadwal dan member bebas mengisi waktunya. Jika sampai batas waktu tertentu ada yang belum respon bisa dicolek japri untuk minta tlong diisi jdwal di grup.
    Respon secara antusias topik yang mau dia bagikan, gali potensinya dan terus motivasi untuk mau berbagi, dimulai dari internal sampai jika berkenan ditawarkan sharing ke eksternal Hima.

Diakhir waktu teh Chika dan teh Reni membagikan oleh-oleh ebook “Demi Masa” yang masya Allah isinya berhubungan sekali dengan peran seorang ibu yang sering merasa kehabisan waktu. Terima kasih atas kunjungan dan pencerahannya tim IIP pusat. Bismillah semoga Hima IP Gresik bisa lebih berkembang lagi dan memberi wadah terbaik untuk para membernya untuk terus belajar, tumbuh dan berkembang. Amiin.

 

Salam,

Tim HIMA IP Gresik