Dongeng Kaka HIMA

Dongeng Kaka HIMA

Assalamualaikum.wr.wb..

Hallo IP’er apakabar semua ? Semoga dalam keadaan sehat semuanya.. aamiin yaa rabballalamin..

Di awal tahun ini kaka HIMA bekasi punya program streaming yang diadakan di hari Jum’at, tanggal 22 januari 2021  lalu live di Fanpage Regional Bekasi. Dan menjadi pembuka program HIMA regional diawal tahun ini. Keseruan live streaming yang diadakan kaka HIMA dengan tema ” Dongeng Kaka HIMA” yang kali ini bercerita tentang asiknya “Playground di IIP”.

Live streaming ini bertujuan untuk memperkenalkan apa saja Playground yang ada di IIP. Menjelaskan bagaimana serunya bermain di Playground IIP,  Dongeng Kaka HIMA ini dibawakan oleh kak Fitria Ramadiani sebagai host dan kak Rahmawati Lestari sebagai narasumber.

Live streaming berdurasi kurang lebih 40 menitan. Keseruan dongeng Kaka HIMA ini menjelaskan betapa asik nya bermain dan belajar di playground IIP. Dimana sebelum memasuki playground kita dibawa untuk menelusuri peta bermain disana.. Menjelajahi playground IIP mulai dari samudera matrikulasi, pulau bunda cahaya sayang ( bunda sayang),  hutan kupu-kupu cekatan (bunda cekatan), kota produktif pulau cahaya (bunda profesional), dan kepulauan rahayu istana bunda shale (bunda shaleh). Udah kebayangkan gimana serunya di tiap tahapan kelas nya. Kita bukan hanya belajar tapi bermain juga dengan program-program yang diberikan untuk mahasiswa IIP

Selain menjelaskan tentang playground kaka HIMA pun  membuka QnA untuk penonton yang masih penasaran dengan playground yang ada. Bagaimana seru kan live streaming Dongeng Kaka HIMA. Nantikan keseruan selanjutnya di Dongeng kaka HIMA dengan tema yang berbeda..

Terimakasih..

Sampai berjumpa lagi di program regional bekasi selanjutnya..

Salam hangat dari medkom bekasi

Ayu inggar 🤗

 

 

SELEH & SEMAI HIMA REGIONAL JEMBER RAYA

SELEH & SEMAI HIMA REGIONAL JEMBER RAYA

Di bulan Januari ada beberapa hal yang terjadi di ibu profesional Jember Raya,khususnya di HIMA regional jember raya,yaitu SELEH & SEMAI.

Sebagai imbas dinamika komunitas, agar kebermanfaatan bisa dirasakan, roda kepengurusan harus terus berputar. Sedangkan secara manusiawi, para punggawa komunitas ini pun harus terus menjalankan kehidupan dengan berbagai pilihan prioritasnya.

Maka dari itu, perombakan secara periodik perlu dilakukan. Begitu pula dengan IP Jember Raya. Dimana kebetulan periode ini banyak teman-teman pengurus yang telah bertugas selama dua tahun dan memilih untuk seleh dari kepengurusan. Sehingga diadakanlah prosesi seleh dan semai.
Diawali dengan sebuah petualangan bintang yang disetting dalam Playground seru. Kegiatan yang diadakan di bulan Desember ini diharapkan akan memunculkan tim atau inspirator
baru untuk bisa mengambil tempat di kepengurusan IPJR.

Selanjutnya, serangkaian dengan program tersebut, di bulan Januari IP Jember raya melangsungkan presentasi LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) kepengurusan sebelumnya. Setiap pengurus mempresentasikan laporannya melalui media zoom yang dihadiri oleh semua pengurus.

Di komponen institut regional kami, datanglah masa transisi ini. Dalam tim, kami harus rela melepaskan tiga garda terbaik Hima, yaitu Enggar Swan selaku ketua Hima Regional,Sabrina Lista Dewi selaku manager Humas Hima Regional dan Evy Mustikasari selaku Manager Keuangan Hima. Merekalah orang-orang terbaik Hima, yang pada akhirnya memilih seleh dipengurusan. Dan kami merasa sangat kehilangan mereka bertiga,serta kami juga sangat berterimah kasih kepada mereka karena selama ini sudah berkontribusi di Hima regional Jember. Saya pribadi belajar banyak hal dari mereka terutama kekompakan dan kepedulian terhadap kami sebagai tim di HIMA dan kepada para mahasiswa diregional. Kehilangan 3 orang tim terbaik memang sangat menyedihkan,namun jika ada SELEH pastinya ada SEMAI di Hima. Dan akhirnya kita kedatangan tim magang yaitu mbak Novi Nur Rokhmawati dari Situbondo dan mbak Rizka Indana Zulva dari Banyuwangi. Kehadiran mereka menjadi penyemangat bagi kami di tim HIMA Regional. Dan ada salah satu komentar atau aliran rasa dari mb novi “meski awalnya ingin magang di manmedkom,ternyata saya ditakdirkan di manop,dan setelah mencoba belajar bagaimana peran manop saya merasa begitu berbinar ketika berhadapan dengan excel,ditambah lagi dengan dipandu mb eva selaku leader manop jadi semakin seru proses belajar untuk menjadi bisa”. Alhamdulillah dibulan Januari kami punya tim dengan anggota baru. Kami berharap kedepannya HIMA akan menjadi semakin baik dengan berbagai kegiatan yang mencahayakan dan membahagiakan. Thanms dears🥰

KEGIATAN HIMA IIP LAMPUNG

KEGIATAN HIMA IIP LAMPUNG

Assalamualaikum

Hai IPER’s tercinta apa kabar? Tak terasa tahun.2020 yang penuh keprihatinan telah berganti. Semoga tahun 2021 menjadi tahun yang penuh harapan dan pandemi ini cepat berlalu aamiin..

Meski pandemi dan tak bisa saling bertemu, semua itu tidak menyurutkan semangat member HIMA IIP Lampung untuk terus belajar, berbagi dan berdampak. Salah satu kegiatan yang dilakukan di HIMA IIP Lampung adalah menghidupkan WAG HIMA yang diisi oleh Pokja atau kelompok kerja. Kami beri nama Pokja New Normal Pokja ini akan menemani selama seminggu dua kali, yaitu di hari Selasa dan Jumat.

Selasa adalah 1 jam bersamamu.  1 jam bersamamu bertujuan untuk mengenal member lebih dalam terkait hobi, daerah asal, atau tentang kegiatan harian tamu 1 jam bersamamu. Kegiatan ini dilakukan bergantian dari setiap kelompok yang sudah di bagi secara random. Kali ini yang mengisi 1 jam bersamamu adalah Mba Linda Dwihapsari dan mengenalkan hobi menanam bunga. Wah pas sekali ya IPERS menanam bunga sedang digandrungi masyarakat Indonesia.

Jum’at dengan kegiatan ruang berbagi. Ruang berbagi bertujuan untuk memberikan kesempatan pada member HIMA IIP Lampung untuk berbagi ilmu, keterampilan yang biasa dilakukan di rumah. Sehingga sesi ruang berbagi ini juga menjadi ruang aktualisasi diri untuk menebar manfaat dari hal yang disukai. Di samping itu, ruang berbagi juga memberikan motivasi pada member untuk bisa terus belajar, tanpa lupa untuk berbagi agar bisa memberikan dampak yang lebih luas.

Ruang Berbagi

Seperti yang dilakukan di Jumat, tanggal 15 Januari 2021. Ruang berbagi kali ini, diisi oleh Mba Aulia Yulita sebagai Narasumber mewakili Pokja 8. Berikut profil Mba Aulia Yulita.

Mba Aulia Yulita adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki 2 orang anak dan hobinya adalah memasak dan membuat camilan.  Nah, kali ini Mba Aulia berbagi tentang camilan favorit keluarganya yaitu Setup Roti Tawar. Wah seperti apa ya setup roti tawar itu? Oh iya, biasanya para ibu mengolah roti tawar dengan cara sederhana contohnya hanya dengan mengoles selai coklat, strowbery, blubery, olesan mentega juga diolah dengan cara dipanggang.

Tapi kali ini Mba Aulia memberikan resep yang tidak biasa dari bahan utamanya roti tawar. Pasti menarik sekali, roti tawar mudah didapat dan harganya juga ekonomis. Berikut resep yang dibagikan oleh mba Aulia Yulita, yuk dicatat ya agar tidak lupa.

Setup Roti Tawar

Bahan :

Roti tawar 10 lembar

500 ml susu cair (saya pakai 2 sachet susu bubuk cokelat dicairkan dengan 500 ml air)

1 sachet atau 40 ml SKM cokelat (boleh lebih kalau suka manis)

3 sdm gula pasir (bisa di -/+ sesuai selera)

1 bungkus santan instant 65 ml

2 sdm tepung maizena

50 ml air

Toping Keju parut sesuai selera

Cara Membuat :

  1. Masukkan ke dalam panci, susu cair, SKM, santan dan gula. Aduk rata dan sisihkan
  2. Tepung maizena dicampur dengan 50 ml air aduk-aduk dan sisihkan
  3. Masak bahan 1 dengan api sedang aduk terus sampai mendidih.

Setelah mendidih masukkan tepung maizena yang sudah dicampur air.  Aduk terus sampai mendidih dan mengental, kemudian angkat dan sisihkan.

  1. Siapkan wadah, masukkan roti sesuai selera bisa 1 lembar atau 2 lembar kemudian siram dengan vla maizena.
  2. Ulangi sampai wadah terisi penuh lalu beri keju parut diatasnya sebagai toping.
  3. Setup roti bisa langsung disantap atau bisa disimpan dalam kulkas dahulu, setelah dingin baru disajikan.

Wah sangat menggoda yaa.. Ternyata roti tawar yang biasa bisa lo diolah menjadi camilan lezat luar biasa dan disukai keluarga terutama anak-anak. Jangan lupa  mencoba resepnya ya.

Demikianlah Warta Apik Kegiatan HIMA IIP Lampung kali ini. Jangan lupa untuk terus belajar agar dapat tumbuh menjadi perempuan produktif yang bisa  memberikan dampak positif  bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Jangan pernah takut mencoba resep-resep baru yang lebih menantang. Sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberi manfaat bagi orang lain. Sampai jumpa di Warta Apik selanjutnya.

Wassalamualaikum

Menstimulus Kecerdasan Linguistik dengan Read Aloud

Menstimulus Kecerdasan Linguistik dengan Read Aloud

Acara COBEK#3 (Cerita Orang Berbakat, Enerjik, dan Keren) hadir kembali pada hari Jumat, 15 Januari 2021. Ada yang berbeda dari sharing session persembahan HIMA Jakarta ini. Kalau biasanya aktivitas ini dilakukan di Telegram HIMA Jakarta, kali ini dilakukan melalui tatap maya zoom. Dihadiri oleh 41 partisipan aktif dari 56 partisipan yang tergabung di wag COBEK#3, sebagai wadah informasi sebelum dilaksanakannya zoom.

Mbak Helena-selaku MC-membuka acara dengan mengajak berdoa untuk kelancaran dan menyampaikan aturan main di zoom ini. Dilanjutkan foto bersama lalu sambutan dari ketua HIMA IIP Jakarta dan sekretaris regional Jakarta. Selanjutnya, pemaparan materi secara singkat oleh mbak Dela sebagai narasumber. Rasa penasaran akan materi read aloud dan kecerdasan linguistik terjawab saat narasumber merespon pertanyaan dari WAG dan kotak obrolan di zoom.

Pembicara menyampaikan bahwa read aloud bukan berarti membaca dengan keras dan heboh. Namun membaca teks dengan nada suara yang biasa tetapi ditambahkan dengan usaha mimik yang menarik. Ada tahapan yang perlu dilakukan saat read aloud, yaitu:

  1. Persiapan, Memilih tema buku yang dibacakan. Sebagai tahap pra-membaca, ibu perlu mencari tahu isi bukunya tentang apa dan kata-kata sulit yang kira-kira akan ditanyakan anak.
  2. Sebelum membacakan buku. Ada background knowledge (pengetahuan latar) yaitu mengajukan pertanyaan kepada anak seperti gambar apa saja dan isi cerita yang ada di halaman sampul.
  3. Saat read aloud. Lebih banyak diskusi karena kita membutuhkan interaksi dengan anak yang bisa memancing rasa penasaran dan ingin tahu mereka. Ketika read aloud, jadikan anak yang memimpin untuk membaca. Apabila anak sudah bosan dan ingin menyudahi, ya tidak apa-apa.
  4. Setelah read aloud. Diskusi untuk mengulas lima elemen dari buku (tokoh, setting latar dan tema, alur awal cerita, alur tengah cerita/konflik, alur akhir/ending).

Apa yang diperoleh seorang anak dari hasil pemberian literasi sejak dini yang hubungannya dengan kecerdasan linguistik? Pembeciraan menjelaskan bahwa saat anak umur 0-2 tahun, ia dapat mengenali suara ibunya dan dapat mempererat bonding anak dan bayi. Selain itu, anak jadi tahu bagaimana cara memperlakukan buku dan memperoleh banyak skill yang bisa diasah baik dari segi sensori atau motorik.

Apabila orang tua memiliki dua anak yang berbeda usianya, untuk membantu membiasakan read aloud, orang tua bisa mengajak untuk memilih kategori buku yang cocok untuk anak yang berusia lebih besar. Karena biasanya anak yang lebih kecil biasanya secara otomatis akan menyimak buku dengan melihat gambarnya. Kemudian acara semakin seru dan interaktif ketika narasumber mempraktikkan read aloud.

Para member juga tak mau ketinggalan. Ketika ilmu read aloud sudah didapatkan, kini saatnya untuk menunjukkan aksi panggung membacakan nyaring kepada sang buah hati. Ada dua orang member yang bersedia read aloud lalu diberikan masukan oleh narasumber.

“Bacakan buku minimal 10 menit sehari dan rasakan manfaatnya.”, Dela Criesmayanti

Jadi, kegiatan read aloud ini tidak hanya meningkatkan kecerdasan linguistik untuk anak, melainkan juga orang tua. Ada pengetahuan baru yang diperoleh orang tua ketika membaca nyaring buku ke anak.

 

Ima_Maria Fatimah, Medkom HIMA Jakarta

ACARA PUNCAK MILAD IP BOGOR KE-6

ACARA PUNCAK MILAD IP BOGOR KE-6

Puncak acara milaf ip bogor

AMAZING!

Semangat Berkarya, I’m Ready to be Happy, Euy!

AMAZIN6! Selesai sudah rangkaian acara Milad IP Bogor ke-6 yang penuh dengan kegembiraan dan rasa syukur dari para peserta dan juga panitia tentunya. Dalam keterbatasan kondisi pandemi tidak menurunkan semangat kami untuk bisa melaksanakan kegiatan ini dengan maksimal. Pada puncak acara Milad IP Bogor ke-6 kemarin pada tanggal 19 Desember 2020 dilakukan melalui meet up virtual di media Zoom Meeting dan juga ditampilkan secara live di platform youtube IP Bogor. Puncak acara milad ini dihadiri para peserta yang berasal dari member IP Bogor serta para tamu undangan dari perwakilan IP Regional JADETABEK. Acara yang berlangsung kurang lebih sekitar 3 jam ini berjalan dengan sangat baik, kendala teknis pun tidak menyurutkan semangat kami selama acara berlangsung hingga selesai.

Rangkaian acara yang ditampilkan antara lain, yaitu Persembahan Parade Komponen (P2K) yang menampilkan berbagai macam hasta karya dan sharing session kegiatan yang ada pada masing-masing komponen di IP Bogor. Selain itu, juga ada talk show bersama tiga orang sosok inspiratif (B-Heroes). Mereka adalah member terpilih yang memiliki potensi dan menginspirasi dalam berkegiatan di komunitas Ibu Profesional Bogor dan masyarakat sekitar. Member tersebut adalah: Ceu Novianti Purnama Sari – Berbagi melalui Desain dan Gambar Digital. Ceu Syafrina Maula Tsaniah, M.Pd. – Seorang Konselor pendiri program “Ruang Asuh”. Dan Ceu Dwi Retnowati – Penggiat Sosial melalui Taman Sejuta Cinta. Acara yang tak kalah serunya, yaitu ketika memasuki sesi Karedok (Tukar E-Kado), dimana dilakukan pengundian nomor secara acak oleh panitia untuk mendapatkan nomor yang nantinya daftar nomor tersebut akan mengirimkan kado kepada orang lain sebagai tukaran kadonya. Eeeeits! Ada juga sesi doorprize yang diberikan oleh tim panitia pada acara milad kemarin lhooh. Pada sesi ini tentu saja banyak beserta yang menantikannya dengan keseruan dan antusiasme yang luar biasa.

Pada puncak acara milad ini, bagian yang paling berkesan adalah ketika diputarkannya video Ibu Septi Peni Wulandani sebagai Founder Ibu Profesional yang memberikan ucapan selamat, support serta semangat kepada kami semua yang hadir pada acara tersebut. Bukan hanya itu saja, dari panitia pun tidak ketinggalan untuk membuat video ucapan dalam bentuk pesan berantai yang dikemas dalam frame cantik sehingga memberikan kesan yang mendalam. Semoga dari apa yang disajikan oleh seluruh tim panitia bisa meninggalkan kesan yang baik dan juga tidak menghilangkan rasa bahagia, meski kita lewati melalui virtual online. Harapannya kedepan, setelah pandemi ini berlalu bisa memberikan rasa semangat yang baru kepada para ibu hebat member IP Bogor dan bisa menebarkan manfaat kepada ibu hebat lainnya di wilayah Bogor dan sekitar.

Pesan Ibu Septi Peni pada acara milad kemarin ialah “Ibu Profesional untuk Indonesia”, semoga di tahun 2021 ini kita bisa lebih melebarkan sayap kebermanfaatan dan bisa terus belajar, berkarya, berbagi, berkembang, dan berdampak.

Eserta milad ip bogor ke-6

 

Oleh – oleh 2020 : Mengenal Quarter Life Crisis (Ngabotram Vol. 2)

Oleh – oleh 2020 : Mengenal Quarter Life Crisis (Ngabotram Vol. 2)

Yeaay tidak terasa ya kita sudah melewati tahun 2020 yang super challenging ini dengan luar biasa. Tahun dimana kita dipaksa untuk keluar dari zona nyaman dan kembali mencari ritme hidup yang lebih sesuai. Ah manusia bukannya memang makhluk yang paling bisa beradaptasi, bukan?

Sedikit menengok kebelakang di tahun 2020, ternyata ada oleh – oleh berharga yang belum saya bagikan. Pada akhir tahun 2020, HIMA Bandung kembali mengadakan “Ngabotram Online Volume 2” dengan tema Quarter Life Crisis di Whatsapp Group Kelas Bunda Produktif Batch 1.

Ngabotram online ini berlangsung kurang lebih satu setengah jam dengan sesi diskusi santai namun berbobot yang didampingi oleh Ibu Peri dari IP Bandung yaitu Teh Kirani Anjasmara.

Quarter life Crisis sendiri merupakan istilah psikologi yang merujuk pada,
keadaan emosional yang umumnya dialami oleh orang-orang berusia 20 hingga 30 tahun seperti kekhawatiran, keraguan terhadap kemampuan diri, dan kebingungan menentukan arah hidup. Krisis ini dipicu oleh tekanan yang dihadapi baik dari diri sendiri maupun lingkungan, belum memiliki tujuan hidup yang jelas sesuai dengan nilai yang diyakini, serta banyak pilihan dan kemungkinan sehingga bingung untuk memilih.
Dibandingkan dengan krisis kehidupan yang sering ditandai dengan perasaan gagal untuk mencapai tujuan dan cita-cita yang diinginkan, quarter life crisis lebih condong pada kenyataan bahwa seseorang belum memiliki tujuan yang jelas dalam hidupnya atau memiliki tujuan yang tidak realistis.

-Dikutip dari Wikipedia

Perasaan hidup hampa tanpa tujuan, mengalir bagaikan air atau merasa gagal menjalankan peran yang diemban saat ini, merasa diri jauh tertinggal dibanding orang lain, bahkan bingung mendefinisikan makna bahagia versi diri kita sendiri. Hal ini bisa jadi salah satu gejala yang dialami ketika kita mengalami Quarter Life Crisis.

Bagaimana kita keluar dari Quarter Life Crisis? Kita bisa mulai mengecek kembali diri sendiri apa yg membuat kita merasa “gagal”.
Setelah menemukan hal tersebut, ceritakan ke orang terdekat dan di percaya. Kemudian, cari apa yang bisa kita lakukan, senangi dan bisa di perjuangkan. (Orang biasa menyebutnya “passion”). Jangan lupa untuk menikmati peran kita saat ini, dan menerima fase kegagalan tersebut.

Salah satunya seperti seorang mahasiswi bunpro, memutuskan resign dari pekerjaannya lalu sempat mengalami fase “gagal” karena tidak bisa produktif secara finansial. Namun akhirnya bisa kembali menata hidupnya setelah menemukan life purpose tanpa meninggalkan keluarga.
Ibu 4 anak ini malah sampai mengambil pendidikan jalur formal untuk mengejar impiannya memiliki sebuah usaha yang bergerak dibidang pangan, meski jauh berbeda dengan backgroundnya terdahulu (teknik mesin) .

Ada pula yang malah menemukan titik balik kehidupannya dari komunitas Ibu Profesional. Bahwa sebenarnya hidup bukan hanya materi yang dicari, tapi kebutuhan didengar, saling berbagi dan melayani jauh lebih menentramkan jiwa, sehingga bisa lebih termotivasi dan bersyukur atas kehidupan yang telah Tuhan beri.

Kalimat magical dari Ibu Septi, “Bersungguh – sungguhlah didalam maka kita akan keluar dengan kesungguhan itu” benar adanya. Kita terlalu fokus dengan apa yang belum dicapai tapi lupa membenahi diri sendiri dan keluarga kita.

Quotes penutup dari perjumpaan online kemarin,

“Bahagia itu bukan karena segala sesuatunya berjalan baik dalam kehidupan kita, tapi bagaimana kita merespon segala sesuatunya dengan cara yang baik”. – Ibu Septi