“Curhat Yuuuk…” di devisi HIMA Salatiga

“Curhat Yuuuk…” di devisi HIMA Salatiga

Bismillah
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Kami dari bawah gunung Merbabu mengucapkan selamat pagi..

Dari Salatiga, kami akan membagikan kegiatan online kami selama pandemi ini. Kegiatan online kami beri nama “Curhat Yuuu…” Dalam kegiatan ini kami bebas untuk curhat apa saja yang berkaitan dengan kehidupan kami sebagai ibu.

Dan selama ini kami telah membahas tentang banyak hal, antara lain:

  1. Kerupuk tepung tanpa obat
  2. Bagaimana membuat kompos
  3. Bagaimana dengan anak yang menolak tidur
  4. Bagaimana agar kita dapat fokus dengan sesuatu
  5. Food preparation
  6. Konmari
  7. Management Emoso saat mengajar anak dirumah selama pandemi

Alhamdulillah sudah lumayan banyak ya.. Dan banyak yang memberikan umpan balik diseputaran ilmu yang masing-masing dikuasai. Seua saling berbagi, senangnyaaaaa…

Begitulah kegiatan online kami selama ini. InsyaAllah kedepannya akan ada kejutan program baru di HIMA Salatiga ^^

Selamat beraktivitas dan sampai jumpa lagi…

Terima kasih
Salam hangat dari bawah gunung Merbabu, Salatiga..

Wassalamu ‘alaikum

WARTA BAIK HIMA SAMKABAR BULAN JULI

Bismillah
Assalamu ‘alaikum warahmatullah
Semangat pagi para ibu pembelajar yang hebat.

Kali ini kami dari HIMA regional Samkabar menyajikan warta baik bulan Juli, bahwa telah kami laksanakan beberapa kegiatan online yang melibatkan para member HIMA. Kegiatan online yang rutin kami laksanakan adalah “Sharing Session” dengan berbagai tema pembahasan sesuai hal-hal yang dikuasai, pengalaman seru serta ilmu dari para narasumber.

Kegiatan ini selalu disambut meriah oleh ibu pembelajar lainnya. Disinilah para ibu/calon ibu menimbah banyak wawasan yang sangat berguna dalam membentuk pribadi ibu yang bahagia.

Tema-tema sharing session yang telah dibahasa antara lain :

1. Memulai Mendirikan Taman Baca Di Rumah. Dipaparkan oleh Maulidya Risdza ibu dari 2 putra dengan basic sarjana Arsitektur yang mendirikan taman baca dengan nama “Ramah Baca” di rumahnya sejak Oktober 2018. Awalnya sebagai wadah belajar untuk kedua putranya yang homeschooling. Kemudian berkembang dengan mengajak serta anak-anak disekitar rumahnya dan juga anak-anak dari member IP Samkabar menimbah ilmu bersama. Kegiatan selain membaca, juga menghadirikan beberapa profesional dari berbagai bidang dengan tujuan memotivasi anak-anak terus belajar.

Mau tau lengkapnya tentang kisah Ramah Baca dari mba Maulidya? Silahkan klik : https://www.google.com/url?q=https://bit.ly/memulai_mendirikan_taman_baca_dirumah&sa=D&ust=1594717126054000&usg=AFQjCNFH0eNo_DvJP53yQiRr6xMe8bCvfQ

2. Jika sharing session pertama membahas tentang membaca, kali ini diisi dengan pengetahuan update seputar pernak-pernik media sosial. Temanya yang dijabarkan oleh Husniah adalah “Membuat Stiker wa Pribadi”.

Bagi yang sering menggunakan whatsapp tentu tidak asing dengan stiker di wa tersebut. Ada stiker yang telah disiapkan oleh whatsapp sendiri dan ada juga yang bisa kita buat menggunakan gambar/foto kita loh. Husniah dalam sesi ini memberikan penjelasan tentang bagaimana langkah membuat stiker pribadi dimana kita wajib punya 2 aplikasi yaitu “background eraser” dan “stiker whatsapp pribadi”.

Bagi yang senang percakapan di wa nya lebih seru dengan stiker boleh melihat resume sharing session ini di : https://www.google.com/url?q=https://bit.ly/resume_membuatstickerwa&sa=D&ust=1594717539473000&usg=AFQjCNEGDs0HoeVHZ0FFQNf3TWTUei7MDg

3. Yuliannisa salah satu mahasiswa matrikulasi batch 8 yang juga sekaligus pengurus komunitas Samarinda menggendong, berbagi ilmu pada sesi ini dengan tema “Tips Memilih Gendongan Aman dan Nyaman.

Pada sharingnya Yuliannisa memberikan ilmu jenis-jenis gendongan mulai dari usia new born sampai dengan usia 2-3tahun. Bagaimana seharusnya posisi menggendong anak dan apa akibat jika posisi menggendong keliru. Lengkap dapat disimak pada : https://www.google.com/url?q=https://bit.ly/Resume_tipsmemilihgendongan&sa=D&ust=1594717750575000&usg=AFQjCNHJGrqq385epAMT08CSGsW0_t7AjQ

4. Sharing ke-4 diisi lagi dengan ilmu seputar bayi dan anak, khususnya pijat anak oleh Rika Okpri, tenaga kesehatan yang memang konsen terhadap perawatan bayi dan anak.

Pada sesi ini Rika yang juga masih berkuliah di matrikulasi batch 8 memaparkan tentang pentingnya memijat anak, pengguna minyak alami (bukan baby oil) dan memberikan gambaran bagaimana cara memijat anak. Penasaran dengan ilmunya, boleh disimak pada link berikut ini : https://www.google.com/url?q=http://bit.ly/Resume_pijatbayi&sa=D&ust=1594718432370000&usg=AFQjCNElYCBM68R0WfKJByViv6Aqzr2iuA

Demikian tadi warta baik bulan Juli dari kegiatan-kegiatan online di HIMA regional Samkabar yang diisi oleh para ibu dan calon ibu hebat. Nantikan keseruan lainnya dari HIMA samkabar di warta baik bulan Agustus.

Terima kasih
Salam hormat kami semua dari pulau Kalimantan.

Wassalamu ‘alaikum

HIMA IIP PEKANBARU – KOPDAR ONLINE

HIMA IIP PEKANBARU – KOPDAR ONLINE

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh..

Semangatt pagi 😍

Salam hangat dari kami, HIMA Pekanbaru.

Pada kesempatan kali ini kami akan sharing tentang Kegiatan Rutin Bulanan di HIMA Pekanbaru, yaitu KOPDAR. Yang mana selama pandemi, KOPDAR yang kami laksanakan daring via Zoom. Tajuk KOPDAR kami bulan Juli adalah “Peran Ibu Menumbuhkan Cinta AlQur’an Pada Anak”.

KOPDAR online kemarin kami menghadirkan narasumber yang merupakan mahasiswi Bunda Cekatan HIMA Pekanbaru yaitu Bunda Robi’ah Al-Adawiyah. Ibu dari empat orang anak yang memulai Tahfidz dari rumah.

Menumbuhkan kecintaan Alqur’an pada anak memang penting. Dan hal tersebut membutuhkan peran seorang Ibu yang sejatinya menjadi  madrasah pertama bagi anak anaknya. Bunda Robi’ah bercerita salah satu hal  yang menjadi inspirasi beliau memilih peran tersebut adalah sebuah kisah dimana ada seorang anak penghapal Al-Qur’an yang memiliki banyak hapalan dan sangat baik melafalkan sehingga membuat seorang guru penasaran seperti apa latar belakang orangtua anak tersebut. Kemudian sang guru meminta orangtua anak tersebut untuk menemuinya. Orangtua anak tersebut pun datang dan betapa terkejutnya sang guru, karena sungguh sederhana  ayah anak tersebut. Ayahnya bukanlah seorang Ustadz atau pemuka agama yang mahsyur. Sang guru tentu lebih terkejut ketika mengetahui bahwa pengajar Al Qur’an sejati dirumah mereka adalah ibu anak tersebut.

Menumbuhkan cinta Al-Qur’an pada anak memang tidaklah mudah, butuh niat untuk berkomitmen, istiqomah, kesabaran  dan jika ditanya apakah metode terbaik mengajarkan anak membaca Al-Qur’an jawabanya tidak ada. Karena anak anak mereka unik dan berbeda satu sama lain sehingga metode yang tepat adalah kita harus menggenal terlebih dahulu karakter dan  pola belajar anak anak kita. Dari hal tersebut kita bisa menerapkan metode yang pas untuk anak anak kita.

Sudah menjadi fitrah bahwa anak anak akan belajar dari apa yang mereka sering dengarkan. Hal tersebut yang mendorong Bunda Robi’ah untuk mengawali memperkenalkan Al-Qur’an ke empat anaknya dengan cara mengajak anak anaknya kedalam satu ruangan (kamar) dan dibekali mainan yang mereka sukai. Ini dilakukan dengan tujuan agar anak – anak betah dalam ruangan tersebut. Selama di dalam ruangan, Bunda Robi’ah membaca ayat demi ayat Al-Qur’an, niat awalnya dengan sering anak – anak mendengar lantunan ayat tersebut diharapkan suatu hari nanti anak akan terbawa secara otomatis untuk melantunkannya. Begitu seterusnya beliau lakukan karena prinsip beliau lebih baik memiliki hapalan sedikit tetapi kuat teringat hingga “membibir” (otomatis dapat diucapkan karena sudah melekat di ingatan paling dalam, sehingga dalam melafalkannya tidak perlu berfikir) daripada memiliki banyak hafalan tetapi tidak kuat/sejati ingatannya.

Bunda Robi’ah menyampaikan, banyak manfaat yang bisa didapat dengan kita sebagai seorang ibu jika mampu mengajarkan langsung Al-Qur’an kepada anak anak kita, antara lain :  meningkatkan bounding kepada anak, menjadikan sebuah pelajaran itu bukan sekedar pengajaran tapi menumbuhkan kesadaran juga, efisien tenaga, waktu dan materi, serta dapat dijadikan sebagai warisan pola asuh yang dapat diteruskan kelak oleh anak anak kita di masa depan

KOPDAR online yang telah kami lakukan sangat seru, hingga tiga kali terjeda untuk membuat link Zoom baru setiap kali waktu habis. Dari tatap muka melalui KOPDAR kita banyak sekali mendapat ilmu yang bermanfaat dan pastinya bisa sebagai ajang melepas rindu berkumpul teman satu frekuensi meski tanpa berjabat dan peluk erat. Semoga di KOPDAR selanjutnya kami senantiasa bisa membagikan hal dan semangat positif.

 

Salam Ibu Profesional.

Ibu Profesional Kebanggan Keluarga

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Tim HIMA Pekanbaru

 

KESERUAN WAG DI HIMA IIP LAMPUNG

KESERUAN WAG DI HIMA IIP LAMPUNG

By Ana Trisniati Mamedkom HIMA IIP LAMPUNG

Bismillahirohmanirohim…

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh..

Apa kabar Ipers tercinta? Semoga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin..

Bicara tentang komunitas. Apa sih sebenarnya komunitas itu? Yuk, cari tahu sedikit.

Community is “ a feeling that members have of belonging, a feeling that members matter to one another and to the group, and a shared faith that members needs will be meet through their commitment to be together “ – McMillan & Chavis (1986)

 

Menurut McMillan dan Chavis (1986) mengatakan bahwa komunitas merupakan kumpulan dari para anggotanya yang memiliki rasa saling memiliki, terikat di antara satu dan lainnya dan percaya bahwa kebutuhan para anggota akan terpenuhi selama para anggota berkomitmen untuk terus bersama-sama.

Inilah yang menjadi landasan untuk berkomunitas, sama seperti HIMA IIP LAMPUNG. Memiliki rasa saling terikat di antara satu sama lain dan memenuhi segala kebutuhan dengan komitmen yang ada, menjadikan komunitas seperti rumah kedua untuk meningkatkan kapasitas diri sebagai perempuan, istri, dan ibu.

Tidak bertemu secara langsung bukanlah halangan karena di era modern seperti saat ini belajar di dunia maya begitu mudah dan banyak aplikasi yang bisa dimanfaatkan melalui  smartphone. Contohnya adalah Whatsapp Group. 

HIMA IIP LAMPUNG menggunakan fasilitas ini sebagai sarana untuk berbagi, mulai dari membentuk komitmen, jadwal mingguan dan lain sebagainya. Salah satunya adalah Selasa Saling Kenal Lebih Dekat dan Jumatt Sharing Cantik. 

Berikut jadwal WAG HIMA IIP LAMPUNG pekan ini. 

Selasa 7 Juli  2020 

HIMA IIP LAMPUNG  membagi anggotanya  menjadi beberapa kelompok kecil yang kami sebut dengan POKJA ( KELOMPOK KERJA ). Setiap POKJA terdiri dari 4-5 anggota dan memiliki tugas masing-masing sebagai narasumber, tamu kenalan, host dan notulen. Tujuannya adalah agar setiap anggota Hima ikut berpartisipasi aktif dan bersedia mengambil peran dengan bahagia.

Tamu kita di selasa saling kenal lebih dekat adalah Bunda Anggi Ratwiningrum mahasiswa Matrikulasi batch 8 yang sangat antusias dalam mengikuti materi tanpa melupakan amanah utama di rumah. Justru ilmu yang didapat bisa diaplikasikan dalam keluarga. 

Tamu selasa

Jumat, 10 Juli 2020

Keseruan belajar secara daring terus berlanjut di Jumat, 10 Juli 2020 dengan tema sharing hal yang paling dinanti yaitu tentang “HOME EDUCATION.”

Wah, temanya seperti oase bagi semua anggota HIMA IIP LAMPUNG yang sejak pandemi COVID-19 diminta mendampingi ananda belajar dari rumah.

Tema Home Education disampaikan narasumber dari POKJA 1 di WAG HIMA IIP Lampung.

Profil narasumber

Pendidikan bermula dari rumah dan orang tua memegang peran yang sangat penting. Garis besar yang bisa diambil, jangan takut untuk memulai HE. Tidak usah ribet.  Kuatkan bonding antar keluarga, beraktivitas dengan mindfull.  

Maksimal 15 menit sehari saja sudah cukup.  Mindfull dengan kesadaran.  Tanpa disambi hal lain, tidak memikirkan yang lain. Masukkan juga dokumentasi dan journaling 

Jangan lupa membuat jadwal sesuai kesepakatan dengan ananda. Pada akhirnya orang tua harus terus menempa diri dan belajar sepanjang hayat agar dapat terus mendampingi proses pendidikan ananda sampai menemukan 4 E nya, enjoy, easy, excellent, dan earn.

Selain hari Selasa dan Jumat di hari  lainnya tetap digunakan untuk menyampaikan informasi penting terkait dengan Institut Ibu Profesional atau info dari komponen Ibu Profesional.

Demikian Warta Apik dari HIMA IIP LAMPUNG semoga bermanfaat bagi Ipers semuanya.

Jangan lupa tetap semangat belajar, berbagi dan bahagia.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

 

PSBB (Petualangan Seru Berbagi Bahagia) Challenge Give Away HIMA IIP Suramadu

PSBB (Petualangan Seru Berbagi Bahagia) Challenge Give Away HIMA IIP Suramadu

🎁 *Give Away HIMA IIP SuraMadu* 🎁

Assalamualaikum IPers..
Apa kabar?
Sudah beberapa bulan ini kita melalui pandemik yang membuat kita semua beradaptasi dengan kebiasaan baru.
Masih tetap semangat kan IPers, walau kita berada pada situasi yang tidak biasa yang membuat sebagian dari kita lebih banyak beraktivitas di rumah dan harus tetap produktif.

*Kalau IPers, apa saja nih kegiatan seru bersama keluarga selama masa pandemi??*

Nah, kali ini HIMA IIP Suramadu ingin mengajak IPers seseruan untuk saling menginspirasi.

Apa itu????

🏵 _*PSBB (Petualangan Seru Berbagi Bahagia) #diRumahAja*_ 🏵

IPers bisa menceritakan kegiatan seru bersama keluarga untuk melalui masa pandemi dengan bahagia.

❤️ Bisa kegiatan oprek menu, memasak bersama menyiapkan menu baru atau favorit keluarga 🥮🍩🍪🍔🍝🍱

❤️ Bisa sharing tentang aktivitas seru bersama suami/anak maupun atau saudara 🏹🎣🏸🏓🎪🎨

❤️ Bisa juga mendokumentasikan Family Project yang dilakukan selama pandemi, dan lain-lain 👨‍👩‍👦‍👦👨‍👩‍👧‍👧

So,,, Tunggu apa lagi??
Yuk ikutan,,
kirim link PSBB di form berikut ya :
*• https://bit.ly/FormPSBBHima*
Dan bisa cek postingan para IPers di :
*• https://bit.ly/RekapPSBBHima*

Buat dokumentasi sekreatif dan semenarik mungkin.
Bisa berupa Portofolio, Vlog, Foto, Video yang diposting di medsos/Youtube/Gdrive Masing-masing dengan catatan tidak diprivat ya ☺️

Bisa tag juga di IG : @ibuprofesional.suramadu
Dan cantumkan hastag atau tag :
#PSBBHIMAIIPSuramadu
#HIMAIIPSuramadu
#IbuProfesionalLawanCorona
#BerbagiBahagia

*Periode pengumpulan challenge : 1-15 Juli 2020*

🎁 3 orang pemenang akan mendapatkan hadiah spesial dari HIMA IIP Suramadu 😍

Yukk.. jangan sampai ketinggalan ☺️