Hai, ibu pembelajar apa kabar? Siapa nih yang menunggu liputan dari Hima IP Lamongan?

Liputan kali ini masih dalam program PranaCitra Talkshow dari Hima IP Lamongan yang rutin diadakan dengan menghadirkan narasumber dari para member aktif HIMA IP Lamongan yang secara bergiliran sharing ilmu seputar apa saja sesuai dengan passionnya masing masing.

PranaCitra Talkshow spesial KIP persembahan Hima IP Lamongan spesial road to Konfrensi Ibu Pembaharu bersama Zuhriyya Hidayati (Mahasiswa Bunda Produktif #2) yang telah diadakan bincang seru pada hari Kamis,25 November 2021 di platform FB Live. Terkait tema Pendidikan Rumah Yang Menyenangkan. Bertepatan pula dengan Hari Guru Nasional.

Home Education (HE) atau pendidikan berbasis rumah adalah amanah dan kesejatian peran dari setiap orangtua yang tak tergantikan oleh siapapun dan tidak bisa diwakilkan kepada siapapun. HE bukan berarti menjejalkan berbagai hal kepada anak agar anak bisa tahu banyak hal.  Pentingnya kita menumbuhkan potensi fitrah yang ada dalam dirinya. Dan dari Rumah lah kita bisa melakukannya.

Pendidikan rumah (Home Education/HE) HE berbeda dengan Homeschooling. HE bukanlah sebuah pilihan melainkan adalah kewajiban bagi setiap orang tua menciptakan suasana pendidikan di rumah. Suasana Pendidikan yang dimaksud ini berbeda dengan suasana di Sekolah, karena terdapat suatu prinsip bahwa orangtua itu “sudah dari sananya” (given) telah diciptakan memiliki otoritas atas anak anaknya. The principles of authority on the one hand, and of obedience on the other, are natural, necessary and fundamental (Charlottte Mason). Otoritas akan runtuh jika orang tua meragukan dirinya dan kehilangan respek dari anaknya. Sementara anak diciptakan memiliki potensi untuk taat kepada orangtuanya. Hal ini merupakan alasan dan keyakinan bersama, bahwa anak memiliki potensi ketaatan pada orangtua dan dapat dipertahankan dan dilatih sejak dini. Misalnya: sebelum anak keluar rumah untuk bersekolah, sebenarnya anak anak ini sangat bergantung pada orang tuanya. Maka hal ini yang dapat digunakan sebagai modal untuk para orang tua mendidik anak anaknya di rumah. Yang kedua, yaitu menikah untuk menjaga keturunan baik secara fisik, moral dan kepribadian. Maka hal ini yang mendasari bahwa pendidikan di rumah merupakan sebuah kewajiban yang berbasis pada pembiasaan. Bagaimana misalnya membiasakan anak memiliki akhlak dan tauhid yang baik? Ini penting ditumbuhkan di rumah dibanding orang tua menyerahkannya langsung ke sekolah. Bukan berarti mengerdilkan peran sekolah, namun sekolah menjadi penunjang saja dalam proses pendidikan pada anak. Relasi orang tua – anak berpusat pada prinsip (Principle centered parenting) yang dilakukan secara seimbang. Maka gunakan otoritas dengan benar dan jangan memanipulasi rasa takut anak, mengeksploitasi perasaan anak demi memenangkan ketaatan anak.

Prinsip selanjutnya, tujuan berkeluarga adalah untuk melestarikan keturunan. Dlam Islam disyaratkan untuk meninggalkan keturunan yang baik dan itu hanya bisa dilaksanakan dengan pendidikan di keluarga. Sebaiknya setiap keluarga memiliki aturannya sendiri dalam hal ilmu ilmu yang wajib diajarkan sendiri di rumah atau bisa dibilang ilmu fardhu’ain yang mungkin bisa berbeda antara keluarga yang satu dengan yang lainnya. Ilmu ilmu yang wajib diajarkan oleh keluarga sebelum anak belajar di tempat yang lainnya. Bagaimana caranya?

  1. Tentukan pendidikan yang wajib dalam keluarga
  2. Gunakan pola asuh otoritatif
  3. Hargai anak sebagai pribadi yang unik
  4. Teladan adalah utama
  5. Doa

Keluarga bukan sekedar berbicara saja, tapi juga memberikan teladan dan pembiasaan secara kontinue. Karena pendidikan rumah merupakan suatu keniscayaan pada setiap keluarga jika memiliki cita cita atau visi misi yang jelas kedepannya berdasarkan upaya yang dilakukan bersama. Jika pendidikan rumah ini berjalan dengan baik pada masing masing keluarga, anak lebih mudah diarahkan pada hal hal baik dan tujuan akan lebih mudah dicapai dengan optimal. Begitulah sejatinya pendidikan rumah yang menyenangkan.

Semoga kita bisa menerapkan pendidikan rumah yang menyenangkan bagi anak anak di keluarga kita masing masing ya.. Aamiin

Salam,

ManMedKom IP Lamongan