Regenerasi Kepemimpinan IIP

Regenerasi Kepemimpinan Institut Ibu Profesional

Selebrasi Akbar Institut Ibu Profesional 2025 yang digelar secara virtual pada Sabtu, 13 Desember 2025 merupakan moment penting dalam perjalanan komponen Institut Ibu Profesional (IIP).  Malam selebrasi tersebut, tak hanya merayakan kelulusan sejumlah mahasiswa IIP, juga simbolis regenerasi kepemimpinan pengurus IIP.

Setelah rangkaian acara selebrasi kelulusan mahasiswa semua jenjang perkuliahan IIP. Secara resmi Rektor IIP periode 2022-2025, Hamidah Rina Mantiri, menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan pada Rektor IIP terpilih periode 2025-2028, Lulu Maslukanah.

Institut Ibu Profesional (IIP) merupakan komponen pertama dalam komunitas Ibu Profesional, yang berfokus sebagai penyelenggara pendidikan bagi anggotanya, para perempuan. Tentu, pekerjaan besar dan mulia bagi tim pengurus menjaga amanah dan kemuliaan IIP. Regenerasi kepemimpinan ini patut kita cermati sebagai bahan refleksi dan pembelajaran kedepan.

Refleksi Rektor dalam Kepengurusan IIP periode 2022-2025

Memimpin dan mengelola IIP selama kurun waktu 3 tahun memberi cukup waktu bagi Rektor periode 2022-2025, Hamidah Rina Mantiri, mengenal dan mengetahui potensi personil tim pengurus. Mbak Hamidah, begitu sapaannya, menilai bahwa teman-teman pengurus IIP punya kemampuan dan potensi yang cukup untuk scale up dan menjadi the next leader.

Beberapa hal yang sudah baik selama kepengurusan periode  2022-2025 yang patut diapresiasi antara lain:

  • Personil tim mampu menjelaskan peran masing-masing yang sudah tertata pada tiap jenjang IIP
  • Proses mentoring pada calon manajer/pemimpin baru, sampai personil tim siap, mandiri dan lebih percaya diri memimpin sudah berjalan baik. Saat inilah, murid siap, guru datang. Proses regenerasi yang sudah baik. Calon manajer/ pemimpin baru mampu berproses sehingga benar-benar siap untuk scale up.

Hal-hal yang sudah baik patut untuk dilanjutkan dalam dinamika komponen IIP. Harapan mbak Hamidah, pemimpin dan para manajer di IIP juga menerapkan nilai-nilai ajaran Ki Hajar Dewantara, yakni: Ing ngarso sung tulodo, Ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani. Seorang pemimpin seyogyanya adalah personil yang paling paham seluk beluk tim dan organisasi yang dipimpinnya sekaligus sebagai penanggung jawab utama (Accountable and Responsible). Ada kalanya pemimpin juga perlu berada ditengah-tengah/ diantara timnya untuk menemani mereka menghadapi tantangan, terkadang bisa sumbang solusi tapi bukan berarti take over the problem. Dan satu waktu, pemimpin juga perlu berada di belakang untuk melihat proses dalam timnya dan mendorong mereka untuk lebih maju dan mengembangkan diri. “Intinya, seorang pemimpin harus bisa fleksibel!” pesan Mbak Hamidah pada pemimpin/ para leader di kepengurusan baru IIP.

Para Rektor Institut Ibu Profesional

Era Baru Kepengurusan IIP periode 2025-2028

Rektor IIP terpilih periode 2025-2028, Lulu Maslukanah, bukan orang baru di lingkup komponen IIP. Beliau adalah dekan salah satu jenjang perkuliahan IIP sekian periode. Meski begitu bila ditanya bagaimana perasaannya saat terpilih menjadi Rektor, mbak Lulu-begitu kami menyapanya- merasa  antusias sekaligus deg-degan. “Dari peran sebelumnya saya sebagai  Dekan perkuliahan Bunda Sayang dengan lingkup tim kecil, bergeser ke peran berikutnya sebagai Rektor, akan bekerja dengan beberapa divisi dan jumlah tim yang lebih banyak. Dalam proses perjalannya nanti, pasti akan bertemu beraneka tantangan yang akan membawa saya keluar dari zona nyaman, sehingga perlu untuk terus belajar dan berkembang” pengakuan mbak Lulu, saat ditanya perasaannya sehari setelah resmi menerima mandat sebagai Rektor IIP periode 2025-2028.

Rencana strategis dalam mengelola sumber daya IIP, saat ini sedang disusun tim kepengurusan periode 2025-2028 berdasarkan rekomendasi SSC (Stop Start Continue) dari rektor sebelumnya, yakni Hamidah Rina Mantiri. Menempatkan tim sesuai potensi, memperkuat dengan menjalankan project bersama. Saling support dan mengapresiasi proses yang dijalankan.

Kedepan ada beberapa penyesuaian dalam struktur kepengurusan IIP 2025-2028. Namun tidak mengubah fundamental struktur yang telah dibumikan di dunia komunitas Ibu Profesional, yakni: wheel structure (roda kepengurusan) bukan hierarki (struktur pengurus berjenjang). Leader dalam komponen IIP- yang disebut dengan Rektor- saling terhubung roda geraknya dengan divisi dan tim lain yang ada di IIP.

Berikut adalah roda kepengurusan Institut Ibu Profesional (IIP) periode  2025-2028 :

  • Rektor : Lulu Maslukanah dari IP Kediri Raya
  • Kesekretariatan :  Nurlian dari IP Kalimantan Selatan
  • Wakil Kepala Bidang Pemutakhiran Kurikulum (Waka Kurikulum) : Ardaniya Rizka dari IP Depok
  • Wakil Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Fasilitator (Waka Fasilitator) : Dyas Purnamasari dari IP Depok
  • Divisi Teknologi Media Komunikasi (TMK) : Anandita Intan Mustika dari IP Bekasi
  • Divisi Administrasi Kemahasiswaan (AK) : Niken Panhasti dari IP Karawang
  • Manajer Program Akar Ibu : Siti Rohmah Gumilang Imaniah dari IP Sukabumi
  • Dekan Perkuliahan Bunda Sayang : Ria Asyrofa dari IP Tangerang Kota
  • Dekan Perkuliahan Bunda Cekatan : Hastia Windri Pangestika dari IP Depok
  • Dekan Perkuliahan Bunda Produktif : Erni Arie Susanti dari IP Bandung

 

Harapan mbak Lulu sebagai Rektor untuk internal IIP bahwa komponen ini tetap berakar kuat dengan jati dirinya sebagai komponen penyelenggara program peningkatan kapasitas perempuan sebagai individu, istri dan juga ibu. Value 5B komunitas Ibu Profesional: Belajar, Berkembang, Berkarya, Berbagi dan Berdampak terus dinyalakan dan diinternalisasi saat bekerja sama dalam tim, kehidupan sehari-hari juga bermasyarakat.

Selamat mengemban amanah Rektor baru IIP bersama tim pengurus! Selamat bekerja dengan penuh dedikasi dan bahagia. Semoga membawa manfaat yang sebesar-besarnya.